Berita

Ilustrasi petani di Lombok Tengah/Ist

Bisnis

Lombok Tengah Siap Sukseskan SIMURP Kementan, Syahrul Yasin Limpo: Teknologi Pertanian Tingkatkan Hasil Panen

SABTU, 06 JUNI 2020 | 19:11 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Para petani dan penyuluh yang ada di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, siap menyukseskan program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), atau Proyek Modernisasi Irigasi Strategis dan Rehabilitas iIrigasi Mendesak.

Lombok Tengah termasuk kabupaten di NTB yang  termasuk mendapat bantuan anggaran dalam penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim. CSA sendiri adalah kegiatan utama SIMURP.

Salah satu fokus kegiatannya adalah penerapan sistem pertanian cerdas iklim. Tujuannya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim.


Sistem pertanian cerdas iklim dilakukan untuk mengurangi risiko gagal panen, mengurangi efek gas rumah kaca, dan meningkatkan pendapatan petani di Daerah Irigasi  (DI) dan Daerah Rawa (DR).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penggunaan teknologi dalam pertanian tidak bisa dihindari. Apalagi teknologi bisa membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan demikian, ketersediaan pangan akan terjaga.

“Penggunaan teknologi dapat meningkatkan hasil panen. Oleh karena itu, kita dukung penerapan CSA, karena teknologi CSA bisa mengurangi dampak dan risiko cuaca ekstrim, mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa modernisasi dalam pertanian tidak bisa ditunda lagi dan harus dilaksanakan.

“Kata kuncinya adalah strategi layanan irigasi. Dalam arti bahwa irigasi tersebut harus dapat meningkatkan Indek Pertanaman (IP) tadinya satu kali menjadi dua kali, dua kali menjadi tiga kali serta dapat meningkatkan produktivitas tanaman,” paparnya.

Dari hal tersebut, yang terpenting adala peningkatan produksi padi (beras) dan komoditas lain yang posisinya berada di daerah irigasi. Pendekatannya adalah CSA implementasi teknologi yang inputnya rendah tetapi dapat mendongkrak produktivitas dan risiko lingkungannya sangat minimal.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi NTB, Hendro mengatakan, proyek SIMURP di Provinsi NTB yang dialokasikan di Kabupaten Lombok Tengah, meliputi 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Praya, Praya Tengah, Praya Timur, Praya Barat Daya, Praya Barat dan Kecamatan Jongat.

Koordinator Penyuluh Pertanian pada BPP Kecamatan Praya Timur, H. Muhir, mengatakan luas lahan pertanian di Kecamatan Praya Timur 7.203 Ha. Dalam rangka percepatan tanam, lahan telah selesai diolah dan ditanami umur tanam 1 bulan seluas 650 Ha dan yang sedang persiapan olah seluas 700 Ha.

“Varietas yang ditanam cukup beragam, tapi semua bibit unggul antara lain Inpari 32 label ungu, hibrida 805 dan lainnya, dengan produktivitas 6 - 7 ton/Ha. Disamping tanaman padi sawah, kecamatan Praya Timur juga terkenal sebagai wilayah penghasil tembakau. Untuk musim ini telah disiapkan lahan dengan luas lebih kurang 5.000 Ha untuk tembakau,” jelasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya