Berita

Hendri Satrio meminta pemerintah mempersiapkan semua aspek secara matang sebelum berlakukan New Normal/RMOL

Politik

Hensat: Pemerintah Harus Pastikan Kebijakan New Normal Didukung Masyarakat

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 17:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dibukanya kembali aktivitas di rumah ibadah oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, patut disyukuri. Namun, masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti seluruh protokol di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap transisi ini.

Analis politik, Hendri Satrio, membagikan pengalamannya bisa melaksanakan shalat Jumat di awal PSBB transisi pada hari ini.

"Ternyata nggak gampang ya melakukan itu. Karena ada pembatasan, jadi tadi
rata-rata (jemaah) shalat di luar masjid," ungkapnya saat menjadi narasumber dalam diskusi online bertajuk 'Strategi Menghadapi Era Normal Baru' melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, Jumat (5/6).

rata-rata (jemaah) shalat di luar masjid," ungkapnya saat menjadi narasumber dalam diskusi online bertajuk 'Strategi Menghadapi Era Normal Baru' melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, Jumat (5/6).

Founder lembaga survei KedaiKopi itu melanjutkan, yang menarik dari peristiwa hari ini adalah dengan dibukanya kembali masjid-masjid, otomatis kegiatan ekonomi turut berjalan.

"Jadi tadi banyak pedagang ya. Mulai tukang cendol, ketoprak, rujak, dan lain-lain. Boro-boro mereka jaga jarak atau pake masker. Mungkin saking kangennya mau jajan ya," kata pria yang karib disapa Hensat ini.

Untuk itu, Hensat menegaskan sebelum pemerintah betul-betul akan menerapkan New Normal, maka segala sesuatunya harus dipersiapkan secara matang.

"Jadi New Normal ini kan hanya melihat hal yang kelihatan ya. Perkantoran, pusat perbelanjaan. Tapi tidak berbicara tentang kegiatan lainnya," jelasnya.

Oleh karenanya, koordinasi antara pusat dan daerah amat penting dilakukan agar tidak menimbulkan pertentangan.

Serta memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sesuai dengan penerapan New Normal dan mendapat dukungan dari masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya