Berita

Peresmian WarNU/Net

Bisnis

Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri, Pemerintah Lanjut Target Satu Juta Kartu Digital Dalam Empat Tahun

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 11:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah telah meresmikan Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital pada Kamis (4/6) kemarin. Dengan adanya Kios WarNU dan Kartu Sandtri, usaha mikro kecil dan menengah akan mendapatkan dukungan penguatan usaha.

Penguatan usaha itu berupa pembiayaan usaha kios, sistem pemesanan digital terintegrasi, pendampingan, ekosistem nontunai (cashless), sistem delivery digital, dan sistem informasi pelacakan (tracking) digital.

Ini adalah bentuk kerja sama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berkolaborasi dengan dengan Nahdlatul Ulama (NU), untuk mendukung target Indeks Keuangan Inklusif sebesar 90 persen pada 2024.
 

 
Tak hanya itu, dalam empat tahun ke depan pemerintah menargetkan 10 ribu Kios WarNU Digital dengan bantuan fasilitasi dari Kemenko Perekonomian bersama para stakeholder keuangan inklusif.

"Dalam waktu dekat, dengan pendampingan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon dan PT JSS (PT Jaring Sistema Semesta), serta pembiayaan dari lembaga keuangan dan platform digital terkait, akan siap beroperasi 100 Kios WarNU Digital,” kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar dalam video conference di Jakarta, Kamis (4/6).

"Pendampingan yang akan diberikan oleh PT JSS berbentuk strategi manajemen kios, pengelolaan layout kios, penggunaan aplikasi digital, manajemen operasional dan pendampingan usaha secara berkala," terang Iskandar, seperti dikutip dari laman Kemenko Perekonomian, Kamis (4/6)
 
Dalam hal penguatan permodalan akan dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Lembaga Penyalur KUR dan pembiayaan usaha dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) seperti Kerjasama.com.
 
Pada peresmikan Kios WarNU Digital juga diluncurkan Kartu Santri/Pelajar Digital. Kartu ini berperan multifungsi, bisa sebagai kartu identitas santri/pelajar, atau sebagai kartu tabungan, dan bisa juga melakukan transaksi keuangan digital lainnya.

Program Kartu Santri ini untuk meningkatkan keuangan inklusif bagi milenial yang dipersembahkan oleh Kemenko Perekonomian dan lembaga keuangan.
 
“Selama empat tahun ke depan diharapkan dengan kerja sama yang baik antara Kemenko Perekonomian dan stakeholder keuangan inklusif, serta lembaga pendidikan/pesantren dapat diterbitkan sekitar satu juta Kartu Santri/Pelajar Digital,” tutur Iskandar.
 
Ketua Yayasan UNU Cirebon Eman Suryaman yang mewakili Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengungkapkan, peresmian Kios WarNU Digital dan Kartu Santri/Pelajar Digital Percontohan dengan Pendampingan UNU Cirebon tersebut bermakna sangat penting dalam mengurangi risiko dari dampak penyebaran Covid-19.
 
“Pemanfatan teknologi keuangan digital di dalam sistem pemesanan barang dan sistem pembayaran dalam transaksi Kios WarNU Digital, akan mengurangi pergerakan orang dan tetap mendukung penerapan physical distancing dalam melaksanakan transaksi. Begitu juga Kartu Santri/Pelajar Digital, yang sangat bermanfaat dalam mengurangi risiko penyebaran Covid-19 melalui uang tunai,” tutup Eman Suryaman.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya