Berita

Dosen senior dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, DR. Djamester Simarmata/Net

Politik

Semangati Lawan Debat Luhut Pandjaitan, Benny Harman: Jangan Takut Gaduh Untuk Membela Diskusi Ilmiah

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 10:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dosen senior dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, DR. Djamester Simarmata diminta untuk tidak takut membuat gaduh demi membela diskusi ilmiah.

Permintaan itu disampaikan langsung anggota Komisi III DPR Benny K. Harman menanggapi kicauan Djamester Simarmata yang tidak ingin membuat gaduh.

Djamester Simarmata merupakan pengkritik kebijakan utang pemerintah yang merasa turut terpanggil dalam tantangan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertatap muka mendiskusikan utang negara.


Usai menyanggupi tantangan itu, Djamester Simarmata memastikan bahwa dia hanya ingin membicarakan utang secara ilmiah, bukan membuat gaduh. Baginya, ilmiah tidak gaduh, tapi tenang.

“Apalagi membawa ujaran kebencian, itu bukan ilmiah. Merdeka!!!” kicaunya di akun Twitter pribadi, Kamis (4/6).

Pernyataan itu lantas dibalas oleh Benny Harman, yang mempertanyakan referensi bahwa ilmiah tidak gaduh. Menurutnya, setiap hasil studi ilmiah bisa berefek gaduh. Ini lantaran ilmu pengetahuan merevolusi cara pikir masyarakat termasuk cara pikir tentang kekuasaan yang absolut.

“(Jadi) jangan takut gaduh untuk membela diskusi ilmiah. Ketakutan bikin kerdil cara pikir. Liberte!” ujarnya dalam akun Twitter pribadi.

Dia lantas mengingatkan mengenai kisah Galileo Galilei. Di mana temuan Galileo sempat membuat heboh dunia.

Galileo pun harus diadili oleh otoritas setempat lantaran mengutarakan temuan ilmiahnya mengenai teori heliosentris, bahwa matahari menjadi pusat alam semesta bukan bumi.

“Dia dituduh bidah karena melawan doktrin agama. Ilmiah bukan? Dunia heboh. Liberte!” tutup politisi Demokrat itu.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya