Berita

Presiden Airbus Asia Pasifik, Anand Stanley/Ist

Dunia

Ini Bos Baru Airbus Asia Pasifik

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 20:47 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Di tengah pandemi Covid-19 dan ancaman terhadap industri penerbangan, produsen pesawat terbang raksasa, Airbus, menunjuk Anand Stanley sebagai Presiden Airbus Asia Pasifik.

Anand yang akan memimpin Airbus di kawasan dari Singapura akan mulai bertugas pada 1 Juli mendatang.

Ia menggantikan Patrick de Castelbajac yang meninggalkan Airbus.


Seperti dikutip dari ZonaTerbang.id disebutkan, Anand akan memimpin strategi dan penentuan posisi Airbus beserta seluruh divisinya di wilayah Asia Pasifik di masa mendatang.

“Dalam posisi ini, beliau akan bertanggung jawab atas penjualan pesawat komersial, dan hubungan pelanggan, hubungan pemerintahan, kerja sama industri, serta operasi lokal Airbus di seluruh wilayah Asia Pasifik,” tulis keterangan itu.
 
Anand Stanley akan melapor kepada Christian Scherer, Airbus Chief Commercial Officer and Head of International, dan akan bekerja dengan para pemimpin regional Airbus Helicopters dan Defence and Space yang juga berlokasi di kantor pusat Airbus wilayah Asia Pasifik di Singapura.
 
Anand Stanley bergabung dengan Airbus di tahun 2018 sebagai President & Managing Director Airbus India, di mana beliau memantau perkembangan bisnis dan meningkatkan posisi Airbus di antara pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, instansi pemerintahan, dan rekan industri.
 
Sebelum bergabung dengan Airbus, Anand Stanley memegang berbagai posisi senior di pasar kedirgantaraan sipil, pertahanan dan helikopter, serta dalam manajemen strategis dan perencanaan M&A, setelah bekerja dengan Linde Group, UTC, Pratt & Whitney, Lockheed Martin dan Sikorsky. Dalam kariernya, beliau telah mengantongi berbagai pengalaman kerja di level  internasional di wilayah Asia Pasifik selama lebih dari dua dekade.
 
"Anand telah membawa banyak pengalaman ke Airbus dan mengelola operasi perusahaan di India dengan hasil yang sangat positif," kata Airbus Chief Commercial Officer and Head of International, Christian Scherer, seperti diberitakan ZonaTerbang.id.

“Rekam jejaknya yang telah terbukti menjadikannya pilihan yang tepat untuk memimpin Airbus di pasar penting yakni wilayah Asia Pasifik. Kami tahu bahwa kami dapat mengandalkan Anand untuk fokus mendukung pelanggan kami di saat-saat yang penuh tantangan ini, sambil mengembangkan posisi kami sebagai mitra yang unggul untuk sektor kedirgantaraan di wilayah ini,” sambung Christian Scherer.
 
Anand Stanley memiliki gelar MBA dari University of Virginia-Darden di Amerika Serikat, Sarjana Teknik dari Andhra University, serta gelar pascasarjana dari IMI-Delhi.

“Atas nama kami semua di Airbus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman saya Patrick atas kontribusi dan keterlibatannya selama bekerja dengan Airbus, dan kami mendoakan yang terbaik untuk beliau dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya,” tambah Christian Scherer.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya