Berita

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Ist

Kesehatan

Pemeriksaan Spesimen Per Hari Lampaui Target Jokowi, Ini Hasilnya Di 10 Provinsi

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah spesimen yang berhasil diperiksa pemerintah pada Kamis (4/6) hari ini melebihi target 10 ribu pemeriksaan perhari dari Presiden Joko Widodo.

"Hari ini kami telah menyelesaikan pemeriksaan spesimen sebanyak 13.206. Sehingga totalnya sekarang menjadi 367.640 spesimen, baik yang kita periksa dengan real time PCR maupun dengan TCM (tes cepat molkuler)," kata Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur.

Dari pemeriksaan tersebut, pemerintah mendapatkan tambahan kasus positif baru sebanyak 584, serta pasien corona yang sembuh sebanyak 486 orang.


Tambahan kasus positif didapat dari hasil pemeriksaan spesimen paling banyak dari Kalimantan Selatan, yaitu 109 orang. Sementara kasus sembuhnya nihil.

"Dari penyelidikan epidemiologi yang dilakukan dari tracing yang dilakukan, ini (di Kalimantan Selatan) ada kontak erat di dua pasar yang terjadi dalam seminggu yang lalu. Jumlah ini cukup banyak, dan hari ini tidak ada yang dilaporkan sembuh," jelas Achmad Yurianto.

Adapun untuk tambahan kasus positif terbanyak ada di 4 Provinsi lain, yakni di DKI Jakarta dengan 94 kasus positif dan 21 kasus sembuh. Jawa Timur 90 orang kasus positif baru dan 290 kasus sembuh.

Kemudian Sulawesi Selatan ada 54 kasus positif baru dengan kasus sembuh 3 orang. Serta Sumatera Utara terdapat 44 kasus positif tambahan dengan 7 kasus sembuh pada hari ini.

Sementara di 19 provinsi dilaporkan kenaikan kasus positif barunya di bawah sepuluh, dengan tambahan kasus sembuh lebih banyak. Antara lain di Jawa Barat 9 orang positif baru dan 18 orang sembuh. Kemudian di Kalimantan Timur 6 dilaporkan positif dan 7 orang sembuh. Jambi hari ini melaporkan 2 orang positif baru dan 10 orang sembuh.

Selanjutnya Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus positif, tapi ada 15 orang berhasil sembuh. Kalimantan Utara juga tidak ada penambahan kasus positif baru, tapi ada 8 orang sembuh.

Lebih lanjut, Achmad Yurianto menyebutkan, dari 418 kabupaten/kota di 34 Provinsi terdampak, total kasus positif sudah sebanyak 28.818 orang, akumulasi jumlah kasus sembuh menjadi 8.892 orang, dan meninggal menjadi 1.721 orang.

Di samping itu, pemerintah juga masih melakukan pemantauan di seluruh provinsi terhadap 47.373 ornag yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pengawasan kepada 13.416 pasien dalam pengawasan (PDP).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya