Berita

Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman/Ist

Politik

Politisi Demokrat: Belajarlah Dari Skandal BLBI, Jangan Sampai Dana Haji Dipakai Ugal-ugalan

RABU, 03 JUNI 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengalihan dana simpanan haji sebesar 600 juta dolar AS atau setara 8,7 triliun untuk memperkuat rupiah harus dilakukan dengan kajian yang matang.

"Jangan sampai ada mis kelola sehingga dana haji tersebut hilang. Jelaskan semuanya kepada publik supaya jelas dan clear," kata Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/6).

Pemerintah harus belajar dari pengalaman buruk soal mega skandal BLBI. Dirinya menekankan, jangan sampai hal itu terulang kembali.


Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI 2017-2019 itu melanjutkan, berdasarkan PP 5/ 2018, disebutkan bahwa kegiatan investasi yang sesuai prinsip syariah dimungkinkan dalam pengelolaan keuangan haji.

"Tapi itu tidak serta merta memberikan katebelece kepada pemerintah untuk mengalihkan dana haji untuk keperluan lain secara ugal-ugalan," tegasnya.

Di tengah pandemik Covid-19 yang juga telah berdampak kepada perekonomian, akan jauh lebih baik jika pemerintah fokus kepada kebijakan bantuan sosial dan stimulus ekonomi untuk rakyat.

"Belajarlah untuk menentukan skala prioritas di saat resources yang kita miliki sangat terbatas," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya