Berita

Wakil Ketua Komite II DPD, Bustami Zainudin/Net

Politik

Bustami Zainudin: Tolak Pilkada Desember, Senator Lebih Tahu Kondisi Daerah

RABU, 03 JUNI 2020 | 11:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Senator terus menyuarakan penolakan dan meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rencana Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Selain kondisi daerah yang masih terjangkit wabah Covid-19, keputusan politik yang dihasilkan dari rapat antara Komisi II DPR dan pemerintah soal pilkada itu dinilai tidak akomodatif, karena tidak melibatkan DPD.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komite II DPD, Bustami Zainudin dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Rabu (3/6).


"Nah ini kan pilkada, pemilihan kepada daerah, kok DPD tidak diajak bicara? Kok diputuskan hanya antara Komisi II DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP? Padahal ini keputusan ini menyangkut kondisi daerah di tengah darurat Covid-19," kata Bustami.

Senator asal Lampung ini mengatakan, DPD itu lahir dengan spirit agar terwujud sistem yang menjamin bahwa keputusan-keputusan politik yang penting, dibahas secara berlapis (redundancy), sehingga berbagai kepentingan dapat dipertimbangkan secara matang dan mendalam.

"Diharapkan terjadi mekanisme check and balances atau mekanisme double check. Bukan saja antar cabang kekuasaan negara (legislatif, eksekutif, yudikatif), tetapi juga di dalam cabang legislatif sendiri," kata mantan Bupati Way Kanan, Lampung ini.  

Mengapa perlu dilakukan mekanisme double check di dalam cabang legislatif sendiri, menurut Bustami, jika merujuk "fitrah" fungsi perwakilan yang ada di DPR RI bahwa memiliki basis ideologi partai politik. Sedangkan seorang Senator bukankah orang yang mewakili suatu sekat kelompok atau ideologi partai.

"Tetapi figur yang mewakili seluruh elemen daerah," tegasnya.  

"Di situlah pentingnya keberadaan dan fungsi serta peran DPD RI. Untuk memastikan seluruh kepentingan rakyat dapat disalurkan dengan basis sosial yang lebih luas. Sehingga, sangat wajar bila para Senator itu berpikir dan bertindak sebagai seorang negarawan yang berada di dalam cabang kekuasaan di wilayah legislatif," sambungnya.

Lebih jauh daripada itu, Bustami mengingatkan, bahwa UUD 1945 dengan jelas menyatakan bahwa DPD adalah satu-satunya lembaga tinggi negara yang mewakili daerah dan sejajar dengan DPR. Bahkan Senator dipilih langsung oleh rakyat di daerah.

"Seharusnya kami diajak rembugkan dong untuk keputusan yang menyangkut nasib daerah. Apalagi KPU sebenarnya punya opsi juga untuk melaksanakan Pilkada di bulan April 2021," pungkasnya.

Seperti diketahui, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sudah menyatakan pendapatnya agar Kemendagri dan KPU mengkaji ulang keputusan Pilkada di bulan Desember 2020. Begitu pula dengan Wakil Ketua DPD RI Sultan Bakhtiar Najamudin yang juga mengingatkan KPU agar bertangungjawab bila proses Pilkada Desember menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Kemudian Ketua Komite I DPD RI, Agustin Teras Narang secara resmi mengirim surat kepada pimpinan DPD RI untuk menyatakan penolakan agenda politik tersebut di masa pandemik Covid-19.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya