Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid/Net

Hukum

Penangkapan Nurhadi Harus Jadi Penyemangat KPK Mencari Harun Masiku

SELASA, 02 JUNI 2020 | 09:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berhasil menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi yang jadi buron dalam kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Nurhadi ditangkap di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) bersama dengan menantunya, Rezky Herbiyono pada Senin malam (1/6).

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai penangkapan ini sangat penting bagi KPK. Khususnya untuk menambah semangat dalam memburu sejumlah daftar pencarian orang (DPO) yang belum ketemu.


“Penting dijadikan penyemangat untuk KPK, agar juga dapat segera tangkap DPO yang lain seperti Harun Masiku, Syamsul Nursalim, dan lain lain,” tutur wakil ketua MPR itu dalam akun Twitter pribadi, Selasa (2/6).

Nurhadi sendiri telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak 13 Februari 2020.

Sementara itu, Harun Masiku sudah menghilang sejak Januari 2020. Mantan caleg PDIP itu disangka sebagai pemberi suap kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Dia menghilang sejak lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8 Januari 2020 lalu.

"KPK bersama Polri tentu akan terus mencari keberadaan tersangka HAR (Harun Masiku), sekalipun belum berhasil menemukan keberadaan yang bersangkutan," tegas pelaksana tugas (Plt) Jurubicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, kemarin, Senin (1/6).

Dalam kasus Harun Masiku, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara terhadap kader PDIP, Saeful Bahri.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya