Berita

Ilustrasi Harun Masiku/RMOL

Politik

Staf Pribadi SBY: Jangan Mimpi Indonesia Bisa Maju Kalau Harun Masiku Saja Nggak Ketemu

SELASA, 02 JUNI 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mimpi Indonesia maju yang kerap didengungkan Presiden Joko Widodo tampaknya harus dikubur dulu dalam-dalam. Hal ini lantaran penegakan hukum di Indonesia belum benar-benar tegak.

Bagi Staf Pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan, salah satunya yang menjadi tolak ukur penegakan hukum tersebut adalah penangkapan kader PDIP Harun Masiku yang telah berstatus tersangka korupsi.

Lebih dari 4 bulan Harun Masiku belum berhasil ditangkap oleh pihak berwajib.


“Jangan mimpi Indonesia bisa maju kalau Harun Masiku saja nggak ketemu,” ujar Kepala Badan Komunikasi dan Strategi (Bakomstra) DPP Partai Demokrat itu dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (2/6).

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih terus memburu Harun Masiku yang jadi buron atas kasus suap pengurusan PAW anggota DPR.

Dalam kasus ini, Harun disangka sebagai pemberi suap kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Dia menghilang sejak lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8 Januari 2020 lalu.

"KPK bersama Polri tentu akan terus mencari keberadaan tersangka HAR (Harun Masiku), sekalipun belum berhasil menemukan keberadaan yang bersangkutan," tegas pelaksana tugas (Plt) Jurubicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, kemarin, Senin (1/6).

Dalam kasus ini, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara terhadap kader PDIP, Saeful Bahri.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya