Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Diminta Sikapi Teror Ke Panitia Diskusi UGM, Ali Rif'an: Jokowi Harus Belajar Dari AS, Persoalan Kecil Bisa Jadi Besar

SELASA, 02 JUNI 2020 | 05:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam situasi krisis yang diakibatkan oleh pandemik virus corona baru (Covid-19), pemerintahan Joko Widodo diminta hati-hati dalam melihat setiap isu yang berkembang di masyarakat.

Analis Politik yang juga Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, Jokowi harus segera menyikapi insiden intimidasi terhadap panitia dan narasumber dalam diskusi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM)

"Tentu Jokowi perlu menunjukkan sikapnya. Ia harus menunjukkan ke publik bahwa ia adalah pemimpin pro demokrasi," demikian pendapat Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/6).


Menurut Ali Rif'an rezim pemerintahan Jokowi bisa belajar dari peristiwa demo besar-besaran di Amerika Serikat. Demo itu dipicu oleh tindakan kekerasan oknum polisi kulit putih terhadap warga kulit hitam George Floyd yang kemudian meninggal dunia.

"Dalam siatuasi sekarang, pemerintah perlu hati-hati. Apa yang terjadi di AS beberapa hari terakhir harus jadi pelajaran. Banyak penumpang gelap di saat seperti ini. Persoalan kecil bisa menjadi besar," demikian wanti-wanti eks Manajer Riset Poltracking Indonesia ini.

Untuk menunjukkan bahwa Jokowi pro terhadap demokrasi, sudah sepatutnya sebagai kepala Pemerintahan meminta penegak hukum agar menindak tegas oknum yang berusaha menciderai demokrasi di Indonesia.

"Presiden perlu menindak tegas oknum-oknum yang berusaha menciderai demokrasi," pungkas Ali.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya