Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Kamrussamad Duga Dana Covid-19 Untuk BUMN Muluskan Langkah Erick Thohir Capres 2024

SELASA, 02 JUNI 2020 | 02:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad menduga ada korelasi antara dana ratusan triliun rupiah yang digelontorkan pemerintah untuk penanganan Covid-19.  Dugaan itu tertuju pada BUMN yang dinilai memuluskan langkah Erick Thohir untuk melaju menjadi calon presiden pada tahun 2024 mendatang.

Dugaan tersebut muncul, lantaran Kamrussamad mencatat dan meneliti adanya skema stimulus ekonomi yang lebih banyak digelontorkan ke sektor BUMN. Ia mendapatkan data situmulus untuk BUMN mencapai Rp 135,34 triliun, sedangkan B-30 hanya Rp 2,78 triliun.

Dana tersebut digelontorkan melalui dana Covid-19 melalui sejumlah Perppu, salah satunya Perppu 1/2020 dan juga menggunakan pinjaman atau utang Covid-19 dengan rate yang tinggi.


“Apakah ada hubungan gelontoran dana Covid-19 ratusan triliun ke BUMN dengan memuluskan langkah Capres 2024?” begitu pertanyaan besar Kamrussamad dalam diskusi virtual bertemakan "Ada Dana Besar BUMN dibalik Skenario PEN & New Normal Ekonomi. Gimana Dunia Usaha?" Senin (1/6).

Menteri BUMN sendiri diketahui bernama Erick Thohir yang sejak tahun lalu telah digadang-gadang akan disiapkan menjadi calon presiden dalam kontestasi presiden tahun 2024.

Menurut Kamrussamad, adanya dana besar tersebut memungkinkan Erick melakukan terobosan untuk membangkitkan BUMN yang saat ini tengah lumpuh akibat Covid-19.

“Suntikan dana ke BUMN, memberikan ruang bagi Erick Tohir, untuk membangkitkan kinerja BUMN, yang sudah terpuruk tanpa Covid-19 dan BUMN yang terpuruk karena Covid-19,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Dia menambahkan, jika Erick Thohir mampu menjalankan aliran dana tersebut dengan baik, maka akan memberikan citra bagus kepadanya. Dampak dari citra bagus itu akan dapat memuluskan langkahnya untuk menjadi Capres 2024 mendatang.

“Jika masa itu dilalui maka bisa menjadi penilaian rakyat terhadap Kepemimpian ET (Erick Thohir), begitu juga sebaliknya,” tambahnya.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, siapapun berhak maju sebagai Capres 2024 mendatang, dan menggunakan berbagai cara untuk memuluskan langkahnya.

“Semua orang yang merasa mampu memimpin negeri ini, akan menyiapkan diri dengan cara masing masing. Ada dengan berkarya melalui prestasi, ada dengan membantu warga kesulitan, ada dengan membuat relawan bantu warga terdampak Covid,” paparnya.

“Ada yang menutup MC Donald untuk mencitrakan dirinya pro Produk dalam negeri,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya