Berita

Postingan Ade Armando yang menghina Din Syamsuddin dan Muhammadiyah/Repro

Politik

Alasan Sebut Din Syamsuddin Dungu, Ade Armando: Saya Pendukung Jokowi, Maka Isu Pemakzulan Presiden Perlu Diperhatikan

SELASA, 02 JUNI 2020 | 02:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengamat komunikasi, Ade Armando mengurai alasannya mengunggah sebuah tulisan di akun Facebooknya yang menyinggung bahwa Muhammadiyah dan Din Syamsuddin menggulirkan isu pemakzulan Presiden.

Postingan Ade sendiri menanggapi sebuah acara webinar dengan judul "Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusional Pemakzulan Presiden Di Era Pandemi Covid-19" yang diselenggarakan oleh Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) dan yang menjadi keynote speakernya ialah Din Syamsuddin yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat.

"Isu Pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote Speakernya Din Syamsuddin, si dungu yang bilang konser virtual Corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat," tulis Ade Armando di akun pribadi Facebooknya, Senin (1/6).


Tulisan itu sudah dibenarkan Ade Armando kepada redaksi.

Menurut Ade, ia  mengatakan bahwa Muhammadiyah menggulirkan isu pemakzulan Presiden karena sesuai dengan judul webinar tersebut yang diselenggarakan oleh organisasi yang mengatasnamakan Muhammadiyah.

Apalagi, Din Syamsuddin menjadi keynote speakernya yang semakin dipersoalkan Ade karena Din Syamsuddin menurut Ade pernah menyampaikan bahwa pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat karena mengadakan konser virtual Corona.

"Jadi saya cuma mau bilang dari Muhammadiyah bergulir isu pemakzulan, karena nama lembaga yang menyelenggarakannya adalah Mahutama itu, jadi saya cuma mau bilang kepada publik nih dari organisasi ini sedang membicarakan tentang pemakzulan," ucap Ade Armando saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/6).

Sehingga kata Ade, ia sebagai pendukung Joko Widodo harus menyampaikan kepada publik untuk memperhatikan acara webinar tersebut karena membahas isu pemakzulan Presiden dan yang menjadi keynote speakernya ialah Din Syamsuddin.

"Maka karena saya adalah pendukung Jokowi, maka menurut saya ini perlu diperhatikan, tapi saya tidak ingin mengatakan marilah diberangus, marilah diancam, marilah ditangkap, enggak ya, saya cuma bilang kalau si Muhammadiyah ini membicarakan isu pemakzulan. Yang jadi keynote speakernya adalah orang yang jelas-jelas sudah menyerang pemerintah namanya Din Syamsuddin," jelas Ade.

Meskipun begitu, Ade akhirnya telah menyampaikan klarifikasi atas tulisannya tersebut yang membuat salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia tersinggung atas tulisan Ade.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya