Berita

Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Saleh Daulay: Tak Perlu Dengarkan Ade Armando, Bikin Sensasi Tapi Enggak Jelas Tujuannya

SENIN, 01 JUNI 2020 | 21:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik diminta tidak perlu memberikan perhatian lebih terhadap pernyataan Ade Armando baru-baru ini yang menyudutkan Muhammadiyah dengan tudingan memakzulkan presiden.

“Ade Armando tidak perlu didengar dan diperdulikan. Di banyak kesempatan, dia selalu mencari sensasi dan perhatian, tidak jelas apa target dan tujuannya. Banyak mencaci dan menyudutkan orang. Bahkan dengan bahasa-bahasa yang tidak sopan,” ujar Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/6).

Ia meminta Ade Armando tidak perlu cari muka di depan publik, terlebih kepada pemerintah dengan melakukan fitnah keji terhadap Muhammadiyah, terutama kepada Dewan Kehormatan MUI, Din Syamsuddin.


“Ade ini terlalu usil, banyak mencampuri urusan orang. Kelihatannya dia mau membela pemerintah, tetapi tidak jelas apa posisinya di dalam pemerintahan. Tidak jelas juga dia merepresentasikan siapa,” paparnya.

Dengan beragam manuvernya itu, Saleh Daulay justru prihatin Ade Armando tidak pernah dilirik pemerintahan Jokowi meski sudah berkeringat mendukung presiden dua periode itu.

“Sebetulnya, kasihan dengan Ade ini. Sudah lama dia melakukan aksi seperti ini, mungkin berharap diajak gabung di pemerintahan. Tetapi anehnya tidak masuk-masuk, mungkin dinilai tidak ada yang spesial juga dari dia,” tegasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya