Berita

Potongan video Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan teks UUD 1945 saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara daring, Senin (1/6)/RMOL

Politik

Suara ”Pro Rakyat” Puan Maharani Saat Baca Teks UUD 1945 Ternyata Masalah Audio

SENIN, 01 JUNI 2020 | 15:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Suara “pro rakyat” terdengar di akhir kalimat Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan teks UUD 1945 saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara daring, Senin (1/6).

Suara itu terdengar cukup jelas. Bahkan saat menyimak kembali video upacara yang telah diunggah Setkab di YouTube dengan judul “LIVE: Peringatan Hari Lahir Pancasila, Istana Bogor, 1 Juni 2020”.

Tepat di menit 5.53 terdengar kalimat “pro rakyat” terlontar dengan suara yang khas Puan Maharani.


"Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan neraga Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada; ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, 'pro rakyat'," ucap Puan Maharani secara virtual Senin (1/6).

Baca: Puan Maharani Baca UUD 1945, Terdengar Kalimat "Pro Rakyat" Di Akhir

Namun demikian, setelah diamati dengan seksama, ternyata suara itu merupakan masalah dari audio, yakni ada bunyi yang kembali terdengar setelah pidato selesai. Mimik mulut Puan Maharani, berhenti tepat di kata “Indonesia”.

Suara “pro rakyat” sendiri sebenarnya adalah pengulangan dari pengucapan “seluruh rakyat Indonesia” yang terdengar “ruh rakyat”.

Dalam acara ini sendiri, Ketua MPR Bambang Soesatyo juga terlibat untuk membacakan teks Pancasila. Sementara Presiden Joko Widodo membacakan amanat Presiden.

Acara ini dihadiri seluruh menteri dan atau kepala lembaga dalam Kabinet Indonesia Maju. Bahkan, Ketua Dewan BPIP yang juga sebagai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut hadir secara virtual.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya