Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, memantau kondisi terkini RSHS Kota Bandung/RMOLJabar

Kesehatan

Dinilai Sudah Aman, RSHS Bandung Siap Buka Kembali Layanan Kesehatan Non-Covid-19

MINGGU, 31 MEI 2020 | 02:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RSHS Bandung telah siap kembali memberi pelayanan kesehatan non-Covid-19 bagi masyarakat. Pasalnya, penanganan Covid-19 di rumah sakit terbesar di Jawa Barat itu dinilai sudah sangat terkendali dengan penurunan pasien Covid-19 yang signifikan.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat meninjau fasilitas layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Sabtu (30/5).

Ridwan Kamil melaporkan, jumlah pasien Covid-19 di ruang isolasi yang pernah mencapai 100 persen turun hingga menjadi 20 persen, disertai tingkat kesembuhan yang tinggi.


“Dari 300-an pasien sekarang tinggal kurang lebih 14 orang (yang masih dirawat di ruang isolasi). Artinya pasien-pasien yang sembuh sudah sangat banyak,” ucap Emil, sapaan akrabnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, kesiapan RSHS membuka layanan kesehatan non-Covid-19 pun ditunjukkan dengan hasil pengetesan terhadap seluruh karyawan dan dokter, yang hasilnya adalah seluruh karyawan dan dokter bebas virus SARS-CoV-2.

“Tiga ribu karyawan Hasan Sadikin sudah dites, per hari ini tidak ada yang terpapar oleh Covid-19, sehingga ini salah satu rumah sakit yang paling aman di Jawa Barat. Tidak ada satu pun staf dan dokter per hari ini yang positif,” imbuh Emil.

Untuk itu, masyarakat yang ingin berobat dan berkonsultasi terkait kesehatan agar tidak menahan diri, karena RSHS sudah dipastikan aman terkendali.

“Dia (pasien) datang nanti mengantre, dites suhu. Kalau di atas 37,5 derajat celcius dia akan di-treatment khusus, yang di bawah itu dia masuk ke pelayanan khusus. Tapi tetap harus pakai masker, jaga jarak,” ungkapnya.

Meski begitu, Emil mengingatkan warga yang akan berobat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak aman.

“Silakan warga yang selama ini sudah menahan diri sakit, datang lagi ke Hasan Sadikin karena sudah sangat terkendali. Tinggal 20 persen yang harus dirawat dan itu pun rata-rata dengan kondisi yang sudah membaik,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya