Berita

Papan nama KSP Indosurya Cipta/Net

Hukum

Kuasa Hukum Indosurya Tidak Akan Segan Laporkan Penyebar Fitnah Ke Polisi

JUMAT, 29 MEI 2020 | 23:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta punya komitmen tinggi dalam menyelesaikan masalah gagal bayar yang sedang dialami. Masalah ini akan diselesaikan melalui proses perdamaian dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat seperti yang diinginkan pihak kreditor, dalam hal ini anggota dan calon anggota koperasi.

Begitu tegas Tim Kuasa Hukum KSP Indosurya Cipta, Hendra Widjaya menanggapi berbagai opini negatif yang sedang dibangun pihak-pihak tertentu untuk menyudutkan kliennya.

“Kami tengah menjalankan opsi terbaik bersama-sama dengan pihak kreditor untuk menyelesaikan masalah ini dalam proses PKPU, yang sedang berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Kami ingin menyelamatkan dana anggota dan calon anggota," ujarnya keapda redaksi, Jumat (29/5).


Hendra Widjaya mengaku memang telah menemukan sejumlah pihak yang menyerukan opini negatif dan cenderung fitnah merusak serta mencemarkan nama baik Indosurya. Atas alasan itu, pihaknya memastikan tidak akan segan-segan untuk melapor ke polisi.  

Dia juga mengatakan telah mengumpulkan sejumlah bukti, baik secara digital maupun kesaksian, yang akan dibawa ke aparat berwajib,

“Kami akan diskusikan untuk kemudian membawa permasalahan ini kepada persoalan hukum lain. Akan kami laporkan secara pidana," tekannya.

Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat memang telah menetapkan PKPU KSP Indosurya Cipta berdasar surat putusan nomor: 66/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jakarta Pusat. Prosesnya kini memasuki tahap verifikasi piutang.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya