Berita

Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi (kanan), dalam pertemuan dengan Direktur RSUD Djasamen Saragih/Istimewa

Nusantara

Tenaga Kesehatan RSUD Djasamen Saragih Ternyata Belum Dapat Insentif Pemerintah Sejak Maret

JUMAT, 29 MEI 2020 | 11:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar, harus menelan kekecewaan. Pasalnya, insentif bagi mereka seperti yang dijanjikan Presiden Joko Widodo sejak Maret lalu belum pernah mereka terima.

Salah satu persoalannya macetnya aliran dana insentif ini adalah regulasi pemerintah pusat yang menjadi payung hukum pemberian insentif tersebut baru terbit pada pertengahan Mei ini.

Hal itu terungkap saat kunjungan kerja Pansus Covid-19 DPRD Sumut ke RSUD Djasamen Saragih di Kota Pematangsiantar, Kamis (28/5).


Dalam pertemuan tersebut, Direktur RSUD Djasamen Saragih mengungkapkan kepada tim Pansus Covid-19 DPRD Sumut bahwa regulasi pemerintah pusat baru terbit pertengahan bulan Mei ini. Padahal para tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19 sudah bekerja sejak Maret.

“Begitupun anggaran yang rencananya akan direalisasikan, dihitung berdasarkan jumlah bed/pasien yang ada. Bukan berdasarkan jumlah tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pasien Covid-19. Misalkan untuk menangani 1 orang pasien covid-19, dibutuhkan lebih dari 1 orang tenaga kesehatan, mulai dari perawat, dokter, cleaning service, tenaga pengantar pasien, dll," ucap Direktur RSUD.

"Itu tidak dihitung sebagai realisasi anggaran insentif. Belum lagi, jika pasien tersebut memiliki penyakit lain yang membutuhkan penanganan dokter spesialis lainnya. Kami bingung dari mana anggaran untuk membayar insentif tersebut,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi, yang ikut dalam rombongan Pansus Covid-19 DPRD menyampaikan, jika seperti ini keadaannya pemerintah sudah berlaku zalim kepada para tenaga kesehatan.

“Tenaga kesehatan ini kan sudah bekerja sejak bulan Maret yang lalu, mereka berhadapan langsung dengan pasien Covid-19, tentu risiko yang mereka hadapi sangat besar. Terbukti kan, saat ini banyak nakes yang terpapar Covid-19. Termasuk dua orang nakes di RSUD Djesemen Saragih ini. Jika insentifnya belum dibayarkan, ini merupakan kezaliman kepada para nakes tersebut,” terang Salman, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Salman juga mengungkapkan bahwa dirinya juga Pansus Covid-19 DPRD Sumut akan mencoba menindaklanjuti permasalahan ini dan akan membantu mengadvokasi lewat jalur DPRD.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya