Berita

Menkopolhukam Mahfud MD/Net

Dunia

Media Malaysia: Mahfud MD Dikepret Bandingkan Virus Corona Dengan Wanita

JUMAT, 29 MEI 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menko Polhukam Mahfud MD mendapat banyak kritikan hingga kecaman atas sebuah meme yang dikutipnya. Meme tersebut berusaha untuk membandingkan virus corona dengan seorang istri atau wanita.

Pengutipan meme tersebut disampaikan oleh Mahfud dalam sebuah acara virtual pada Selasa (26/5).

"Saya dapat meme dari (Menko Maritim dan Investasi) Pak Luhut kemarin, bunyinya 'Corona is like your wife. You try to control it then you realize that you can't, then you learn to live with it'," ujar Mahfud pada saat itu.


Sontak pernyataan dari Mahfud tersebut menimbulkan berbagai respons dari publik.

Sebuah surat kabar Malaysia, The Star Malaysia, bahkan menjadikan isu tersebut sebagai headline-nya pada Jumat (29/5) dengan tajuk "Coordinating Legal, Political, and Security Affairs Mahfud MD gets flak over 'sexist' meme on coronavirus".

Di dalamnya, The Star Malaysia mengutip pernyataan dari Kepala Eksekutif Organisasi Solidaritas Perempuan, Dinda Nisa Yura yang mengatakan penyataan Mahfud merupakan ungkapan kebencian terhadap wanita dan seksisme di antara pejabat publik.

"Pernyataannya tidak hanya mencerminkan proses pemikiran pemerintah yang dangkal dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan pandemik Covid-19, tetapi juga mengemukakan pola pikir seksis dan misoginis pejabat publik," ujarnya.

Seorang jurnalis bernama Febriana Firdaus kemudian merespons penyataan Mahfud dengan sarkasme dalam akun Twitter-nya.

"Jika mereka (Mahfud dan Luhut) tidak menyukai (istri) mereka, kenapa mereka tidak menikah satu sama lain?" cuitnya.

"Menjijikan. Saya akan tunggu untuk klarifikasinya!" ujar seorang akademisi, Ariel Heryanto dalam akun Twitte-nya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya