Berita

Presiden Jokowi saat tinjau mall di Bekasi persiapan pemberlakuan the normal baru Covid-19/Repro

Politik

Ingatkan Jokowi Soal The New Normal, Andi Yusran: Jika Tidak Berdasar Data Empirik Itu Malapetaka

RABU, 27 MEI 2020 | 07:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintahan Joko Widodo sedang mempersiapkan kebijakan the new normal dalam menghadapi pandemik global virus corona baru (Covid-19).

Pemerintah juga telah menerbitkan Keppmenkes No. HK.01.07/MENKES/328/2020, tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja, Perkantoran, dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha.

Bahkan, Selasa kemarin (26/5) Presiden Joko Widodo telah meninjau beberapa tempat seperti Stasiun MRT dan juga sebuah mall di Bekasi. Tinjaun ini sebagai langkah untuk melihat persiapan pemberlakukan kenormalan yang baru (The New Normal).


Merespons kebijakan Joko Widodo, pengamat politik Andi Yusran memperingatkan pemerintah harus betul-betul menelorkan kebijakan berdasarkan data empirik. Jika tidak, rencana kebijakan yang dikenal dengan "berdampingan" dengan Covid-19 itu akan jadi malapetaka baru bagi masyarakat Indonesia.

"Jika data-data pendukung menguatkan dilakukannya relaksasi (kurva melandai) maka pilihan kebijakan relaksasi relevan dilakukan, jika tidak ada faktor pendukung maka yang terjadi kemudian adalah The New ‘abnormal’ dan itu malapetaka," demikian kata Andi yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/5).

Doktor Politik Universitas Padjajaran ini menyebutkan bahwa dalam operasional The New Normal yang digaungkan pemerintah, perlu dipastikan apakah protokol Covid-19 berjalan sesuai aturan.

Ia menyontohkan membeludaknya Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu saat baru operasi kembali setelah penerbangan komersil ditutup.

"Sebelum dilakukan relaksasi juga perlu edukasi yang masif pada publik tentang protokol kesehatan Covid-19 dan yg juga tidak kalah pentingnya adalah perlunya dilakukan evaluasi terhadap kebijakan relaksasi sektoral untuk menakar tingkat keberhasilan/ kegagalan kebijakan. Jika berhasil maka kebijakan tersebut bisa dilakujan di tempat lain. Pembukaan mal di Kota Bekasi bisa jadi pilihan uji coba," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya