Berita

M.Nuh saat berbincang dengan Vasco Ruseimy/channel YouTube Singa Idealis

Politik

Setelah Ditepuk Istri, M. Nuh Baru Sadar Ikut Lelang Dan Ketakutan Harus Bayar Rp 2,55 M

MINGGU, 24 MEI 2020 | 15:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

M. Nuh, pemenang lelang motor Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo saat Konser Amal “Berbagi Kasih Bersama Bimbo”, ternyata tidak sadar bahwa yang diikutinya adalah lelang. Dia mengira sedang mendapat hadiah.

Baca: Kesaksian M. Nuh Yang Mengira Dapat Rp 2,55 M Dari Acara Jokowi Berbagi Hadiah

Hal itu terungkap dalam sebuah video di YouTube berjudul “Terkuak Bikin Heboh, Akhirnya M. Nuh Bongkar Siapa Dia & Apa Motifnya Ikut Lelang Motor Jokowi”. Video ini diunggah akun Macan Idealis pada Sabtu (23/4).


Pemandu acara, Vasco Ruseimy sempat menanyakan apakah saat itu M. Nuh menelepon tanpa menyaksikan siaran di TV.

“Ana (saya) nggak baca TV, ana nyamping TV. Ana cuma disuruh aktif terus (handphone-nya),” tutur M. Nuh dalam video tersebut.

M. Nuh baru sadar setelah beberapa saat dirinya menyaksikan TV sambil tetap menggenggam handphone di telinganya.

Terlihat, kata dia, pembawa acara konser amal, Choky Sitohang maju ke depan panggung dan menyampaikan selamat kepada dirinya.

“Pak M. Nuh, Kampung Manggis, pengusaha ya?” pernyataan Choky dalam siaran yang diingat M. Nuh kala itu.

M. Nuh sontak kaget. Sebab dirinya disebut pengusaha oleh Choky. Padahal dalam wawancara dengan Vasco Ruseimy ini, M.Nuh mengaku berprofesi sebagai buruh bangunan.

“Ana bingung kok dibilang pengusaha,” ujarnya kepada Vasco Ruseimy.

Setelah menyaksikan itu, istrinya langsung menepuk tubuhnya. Istri menyadarkan bahwa yang dimaksud pemenang lelang tersebut adalah dirinya.

“Itu ente yang menang, yang bayar motor,” kata M. Nuh menirukan kalimat sang istri yang menegur.

Mendengar teguran istri, M. Nuh langsung bereaksi. Dia seketika mematikan handphone dan mencabut simcard di ponsel tersebut. Tak lupa M. Nuh juga langsung mematikan TV yang sedang ditontonnya tanda ketakutan harus bayar Rp 2,55 miliar untuk tebus motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo.

“Ana langsung cabut hape, ana matikan hape, kartu ana buang, ana masukan kulkas. Setelah itu, TV ana matikan juga. Takut ana,” demikian M. Nuh.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya