Berita

Unjuk rasa Hong Kong tahun lalu/Net

Dunia

Tolak UU Keamanan Dari China, Warga Hong Kong Siapkan Protes Besar-besaran

MINGGU, 24 MEI 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Hong Kong tengah mempersiapkan unjuk rasa pertama yang bertujuan untuk menolak Undang-Undang (UU) keamanan nasional yang direncanakan China.

Pada Sabtu (23/5), media lokal Hong Kong melaporkan, polisi mulai terlihat memasuki Kantor Penghubung China di mana sebelumnya warga merencanakan akan melakukan aksi di sana setelah berunjuk rasa di Causeway Bay.

Unjuk rasa juga pada awalnya akan diselenggarakan dengan memulai lagu kebangsaan yang dikumandangkan sejak demontrasi besar-besaran pada tahun lalu.


Selain itu, seruan agar lebih banyak orang turun ke jalan juga akan terjadi pada Rabu (27/5), ketika pembacaan kedua di Dewan Legislatif, seperti dimuat Reuters.

Sebelumnya pada Kamis (21/5), China mengusulkan UU keamanan untuk Hong Kong. Beberapa isinya dianggap mengancam hancurnya formula "satu negara, dua sistem".

Beberapa kritikus lokal bahkan menggambarkan proposal tersebut sebagai "opsi nuklir" yang merupakan bagian dari permainan kekuasaan tinggi Presiden China, Xi Jinping.

Pada Sabtu, hampir 200 tokoh politik dan hukum di seluruh dunia menyatakan pernyataan bersama untuk mengutuk UU tersebut.

Persoalan yang serupa juga terjadi pada 2019, ketika ada RUU Ekstradisi yang saat ini sudah dibatalkan. RUU tersebut memicu unjuk rasa besar-besaran sejak Juni selama beberapa bulan, bahkan hingga pandemik Covid-19 muncul.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya