Berita

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat menggelar konferensi pers secara virtual, Kamis 21 Mei 2020/RMOL

Politik

PSBB Jakarta Bisa Dilakukan Penyesuaian, Begini Penjelasan Kepala Bappenas

KAMIS, 21 MEI 2020 | 23:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wilayah DKI Jakarta dinilai telah memenuhi syarat untuk dilakukan penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab berdasarkan data pemerintah pusat, perbandingan pasien terjangkit Covid-19 di DKI berada di angka 5.500 per satu juta jiwa.

“Artinya untuk Indonesia sebetulnya kalau kita hanya lihat Jakarta, Jakarta sudah di atas Thailand, Filipina. Tapi masih tetap di bawah Malaysia, sudah 1.4304 per 1 juta penduduk (kasus positif Covid-19),” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat menggelar konferensi pers secara virtual, Kamis (21/5).

“Jadi, boleh dikatakan provinsi DKI Jakarta itu sudah memenuhi (penyesuaian PSBB)," sambungnya.


Ada beberapa pertimbangan yang mendasari Jakarta dikatakan siap dilakukan penyesuaian. Seperti syarat angka reproduksi wabah yang menjadi syarat mutlak pemerintah. Tolok ukurnya angka reproduksi dasar atau R0 virus harus di bawah 1 selama setidaknya 14 hari.

“Beberapa daerah, misalnya Jawa Barat, itu di bawah 1, tapi kalau kita lihat Jawa Barat di bawah satu. Lihat kabupaten kota tertentu itu, ada yang di atas 1,” tambahnya.

Mengutip data WHO, Suharso mengatakan, wilayah dengan angka R0 1,9-5,7 menunjukkan bahwa satu orang positif bisa menularkan dua hingga tiga orang. Adapun angka R0 di Indonesia hingga saat ini diperkirakan sebesar 2,5.

Untuk itu, ia mengatakan tugas saat ini adalah memangkas angka R0 itu menuju di bawah 1 agar virus tidak menular ke orang lain. Beberapa kebijakan yang bisa diambil antara lain kampanye protokol kesehatan hingga PSBB yang saat ini masih berlangsung.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya