Berita

Kota Serang, Banten/Net

Nusantara

Kota Serang Waspada Transmisi Lokal Penularan Covid-19

KAMIS, 21 MEI 2020 | 17:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat Kota Serang harus lebih waspada dan disiplin mengikuti protokol kesehatan. Pasalnya, Kota Serang menjadi daerah baru yang ditetapkan Kemenkes sebagai wilayah tranmisi lokal penyebaran Covid-19.

Hal itu diketahui berdasarkan data situasi terkini penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI hingga Selasa (19/5) di website http://covid19.kemkes.go.id.

Dalam situs tersebut dijelaskan tranmisi lokal berarti wilayah yang melaporkan kasus konfirmasi yang penularannya diketahui secara lokal di wilayahnya.


Sementara hingga saat ini, di Kota Serang, pasien terkonfirmasi positif berjumlah 8 orang dengan rincian dirawat 4 orang dan 3 orang sembuh, serta satu lainnya meninggal.

Sementara pasien dalam proses orang dalam pemantauan (ODP) ada 9 orang, selesai pemantauan 318 orang. Sementara proses pasien dalam pengawasan (PDP) ada 6 orang, sembuh PDP 22 orang, meninggal PDP 1 orang.

Walikota Serang Syafrudin meminta kepada para pihak untuk melakukan pengamanan ketat di sejumlah titik keramaian.

"Mohon bantuan kepada Polres, Dandim, OPD juga kepada organisasi mahasiswa, PMI untuk mengamankan di titik-titik tertentu yang menjadi pusat keramaian masyarakat Kota Serang," ujar Syafrudin dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (21/5).

Ada lima titik utama keramaian di Kota Serang diperketat pengamannya, yaitu Pasar Rau, Royal, Alun-alun, Pasar Lama dan Stadion. Syafrudin memastikan kelima tempat itu dijaga ketat sampai malam lebaran nanti.

"Kita juga sudah mengeluarkan surat edaran, tetapi memang masyarakatnya masih mengabaikan, karena memang pandemi virus ini dianggap sepele," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya