Berita

Sejumlah rumah rusak berat di Tulangbawang usai diterjang puting beliung/RMOLLampung

Nusantara

Tulangbawang Dihantam Puting Beliung, Seorang Ibu Tewas Dan Puluhan Rumah Rusak Parah

KAMIS, 21 MEI 2020 | 00:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Angin puting beliung menerjang Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung pada Rabu (20/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibat bencana alam ini, satu warga dinyatakan tewas, sedangkan puluhan rumah warga yang berada di dekat Pasar Unit 2 Kabupaten Tulangbawang rusak.

Menurut Humas Basarnas Provinsi Lampung, Deni Kurniawan, angin puting beliung tersebut menggulung sebelah timur dan utara Desa Dwi Warga Tunggal Jaya, 1 km timur Pasar Unit 2.


"Selain korban jiwa, ada enam orang luka berat, enam orang luka. Belasan sepeda motor hancur di RK 02, RK 01, Desa Dwi Warga Tunggal Jaya," kata Deni Kurniawan dilansir Kantor Berita RMOLLampung.

Adapun identitas tiga korban luka berat adalah Sukantun (50), Dani (50), Sri Waluyo (51). Sedangkan yang luka ringan adalah Riyan (13), Adit (8), dan Dimas (7).

Korban meninggal dunia adalah Ibu Kasiem. Ia meninggal usai tertimpa reruntuhan bangunan dapurnya yang roboh tertimpa pohon, tepatnya di Kampung Tri Mulya, Kecamatan Banjar Agung.

Sebelum terjadi bencana, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung telah memberikan peringatan adanya kemungkin terjadinya angin kecang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hariyanto mengatakan, suhu permukaan Samudera Hindia sebelah barat Lampung menghangat dengan anomali 1-2 derajat Celsius.

Penyebab lainnya, sistem tekanan renda sebelah barat Lampung yang bisa menyebabkan konvergensi dan penumpukan masa udara berpotensi hujan dan belokan masa udara. Dari kedua faktor, potensi banyak awan sekitaran Lampung, termasuk Kabupten Tulangbawang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya