Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Ganjar Pranowo: Mereka Yang Tidak Mudik Adalah Patriot Luar Biasa

RABU, 20 MEI 2020 | 20:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mudik lebaran yang telah menjadi tradisi di Indonesia agak berbeda dengan tahun ini di masa pandemik Covid-19.

Warga Jawa Tengah yang merantau di luar kota, sudah diimbau sejak jauh hari agar tidak mudik tahun ini.

Kepada warga Jateng yang memilih bertahan ditempatnya masing-masing atau tidak mudik. Maka mereka adalah patriot kekinian ditengah pandemi Covid-19.


Demikian disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat mengisi diskusi daring yang digelar CISDI bertajuk "Kendali Penanganan Covid-19: Milik Pusat atau Daerah?", Rabu (20/5).

"Mereka (yang tidak mudik) adalah orang yang sedang bela negara, mereka patriot luar biasa, termasuk orang yang sedang menyelamatkan umat manusia. Itu predikatnya," ucap Ganjar Pranowo.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, pemerintah sudah menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka menangani Covid-19 di tanah air. Termasuk diantaranya upaya untuk mengindahkan aturan pelarangan mudik.

Namun begitu, baik yang mudik dengan latarbelakang yang sudah mengharuskan mudik pun tetap harus diatur agar kesehatan dan keselamatan sesama warga negara saling terjaga.  

"Buat saya, mudik tidak mudik ya kita atur, kalau sudah PSBB, dilarang ya tidak boleh. Maka diketatkan," tuturnya.

"Cuman diketatkan itu menjadi insentif buat orang-orang yang tdak mudik. Ya insentifnya apa buat orang tdak mudik? Insentifnya predikat. Mereka patriot luar biasa, termasuk orang yang sedang menyelamatkan umat manusia. Itu predikatnya," demikian Ganjar Pranowo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya