Berita

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie/Net

Politik

Sukses Hadapi Covid-19 Tidak Cukup Andalkan Pemerintah Saja

RABU, 20 MEI 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perang melawan sebaran virus corona baru atau Covid-19 di tanah air tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah saja, baik itu pusat maupun daerah.

Begitu tegas anggota Ombudsman RI Alvin Lie kepada redaksi, Rabu (20/5). Menurutnya, tingkat kesuksesan upaya juga tergantung pada kesadaran dan disiplin publik. Partisipasi publik.

Dia lantas menyinggung mengenai para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dalam peraturan perundang-undangan memang ada sanksi bagi yang melanggar PSBB. Namun jika pelanggaran tersebut sedemikian masif, apakah jutaan orang itu semuanya akan dipidana?


“Di mana? Apakah kita punya penjara yang kapasitasnya cukup untuk mengurung jutaan orang?

Menurutnya, pengalaman Italia patut jadi pelajaran bagi bangsa Indonesia. Dalam kasus itu, kebandelan warga mengabaikan lockdown walau pemerintah Italia melakukan penegakan peraturan cukup keras. Warga baru kooperatif ketika korban tewas karena Covid-19 jumlahnya sangat tinggi.

Alvin Lie mengatakan bahwa sikap bandel warga dipicu banyak hal. Antara lain keengganan mengubah gaya hidup yang nyaman, tidak rela kehilangan penghasilan, kultur setempat dan sebagainya.

Namun ada juga unsur kelemahan dari pemerintah seperti kurang efektifnya edukasi publik tentang Covid-19, kurangnya insenfif bagi yang patuh (pendekatan positif), peraturan yang tidak jelas, tidak rinci sehingga kurang implementable, peraturan yang berubah-ubah karena sambil ujicoba lantaran belum pengalaman hadapi pandemi dan tidak ada antisipasi, sehingga membingungkan publik.

“Kemampuan budget pemerintah menyantuni warga selama lockdown juga besar kontribusinya terhadap kesuksesan kebijakan tersebut,” urainya.

Indonesia patut belajar dari kisah kegagalan Italia, Spanyol, dan Inggris serta kisah sukses seperti Selandia Baru, Australia, Vietnam dan sebagainya. Kemudian diadaptasi dengan lingkungan operasional Indonesia agar turut menjadi kisah sukses menginspirasi negara-negara lain.

“Kurang bijak jika kita terhanyut ego saling menyalahkan antara pemerintah nasional dan pemda, pemerintah dan rakyat. Perjuangan masih sangat panjang, bahkan belum ada kejelasan kapan akan berakhir,” tegasnya.

Alvin Lie yang juga ahli dalam dunia penerbangan ini menegaskan bahwa Indonesia masih belum mencapai puncak gelombang pertama. Alih-alih melandai, pola penyebaran wabah Covid-19 masih terus menanjak.

Di sisi lain negara-negara yg pernah sukses atau merasa sukses tanggulangi COVID-19 sekarang sedang menghadapi gempuran gelombang kedua. Singapura, Korea Selatan dan China saat ini sedang menghadapi situasi itu.

“Alangkah baiknya kita, rakyat dan pemerintah, saling introspeksi, evaluasi, mengapa hingga sekarang belum efektif tanggulangi Covid-19, kemudian saling memperbaiki strategi, program dan implementasinya. Saling menyalahkan tidak menyelesaikan masalah. Salah-salah justru memicu pecahnya Indonesia,” tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya