Berita

Pengurus MUI Pusat, Anton Tabah Digdoyo/Ist

Politik

Bekasi Bolehkan Shalat Ied Di Masjid, Anton Tabah: Inilah Fatwa Yang Benar, Bimbing Rakyat Agar Tidak Resah

SELASA, 19 MEI 2020 | 19:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang memperbolehkan warganya menggelar Shalat Idul Fitri berjamaah dinilai sebagai kebijakan yang tepat.

Diketahui, keputusan tersebut berlaku bagi warga yang tinggal di zona hijau. Hal itu diputuskan usai Walikota menggelar rapat koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bekasi.

"MUI salut dengan Walikota Bekasi yang proaktif membimbing rakyatnya untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri di era wabah, apalagi Bekasi termasuk kota yang ditetapkan sebagai PSBB. Walikota tegas di daerah-daerah zona hijau bolehkan Shalat Ied di masjid," kata Pengurus MUI Pusat, Anton Tabah Digdoyo saat dihubungi redaksi, Selasa (19/5).


"Inilah jabaran fatwa MUI yang benar. Walau daerah PSBB, pasti tidak semua zona merah. Yang bukan merah, masjid-masjid tetap difungsikan dengan protokol kesehatan wabah," sambungnya.

Merujuk kebijakan tersebut, ia pun berharap pemerintah daerah lain turut meniru dengan tidak menyeragamkan melarang ibadah di masjid meski daerahnya masuk zona hijau.

Sebab hingga saat ini, tak sedikit masyarakat yang masih binggung tentang kebijakan larangan beribadah di luar rumah.

"MUI harap Pemda lain bimbing rakyat yang 90 persennya muslim agar tidak resah dan tidak mencari jalan sendiri-sendiri. Ditambah juga takbir keliling apa pelu (dipertimbangkan) karena itu juga sunnah Rasul," sambung anggota Dewan Pakar ICMI ini.

Tak hanya itu, mantan petinggi Polri ini mengingatkan pemerintah untuk lebih adil dalam menangani wabah Covid-19. Sebab hingga saat ini, sejumlah pusat perbelanjaan hingga bandara masih dipadati masyarakat. Hal ini berseberangan dengan kebijakan larangan beribadah baik di masjid, mushala, gereja dan rumah ibadah lain.

"Jangan pula melarang kumpul-kumpul tapi malah adakan konser besar-besaran, apalagi bertepatan hari-hari turunnya Al Quran atau Nuzulul Quran. Ini seakan meledek umat 'nih penguasa tidak peringati Nuzulul Quran diganti konser'," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya