Berita

Direktur Riset Roda Tiga Konsultan (RTK), Muh. Taufiq Arif/Net

Politik

Survei RTK: 76.7 Persen Responden Mengaku Tidak Pernah Dapat Bantuan Corona

SELASA, 19 MEI 2020 | 15:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Selain kasus virus corona baru (Covid-19) yang terus menjadi sorotan, bantuan akibat dampak virus tersebut juga mendapat respons publik.

Lebih dari tiga per empat responden, yaitu 76.7 persen mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan selama pandemik Covid-19.

Demikian disampaikan Direktur Riset Roda Tiga Konsultan (RTK), Muh. Taufiq Arif dalam rilis survei bertajuk 'Pandangan Masyarakat terhadap Penanganan Pandemik Covid-19', Selasa (19/5).


Jelas Taufiq Arif, dari yang menjawab pernah menerima bantuan (23.3 persen), bantuan yang diterima berasal dari pemerintah kabupaten/kota (10 persen), pemerintah pusat (5.3 persen), dan pemerintah provinsi (3.0 persen).

"Ternyata bantuan dari lembaga sosial yaitu 4.8 persen cukup berperan, bahkan lebih tinggi daripada bantuan yang diterima dari pemerintah provinsi dan hampir setara dengan pemerintah pusat," kata dia.

Responden juga diminta untuk memberi penilian terhadap tiga lapisan pemerintahan dalam menangani Covid-19. Survei ini menunjukkan bahwa kinerja ketiga lapisan pemerintahan dalam menangani pandemik dinilai relatif sama, yaitu sama-sama sedang-sedang saja dan tidak istimewa.

Dari ketiga lapisan pemerintahan tersebut, kinerja pemerintah pusat dianggap relatif paling rendah (nilai rata-rata: 6.78/10) dibanding pemerintah provinsi (nilai rata-rata: 7.05/10), dan pemerintah kabupaten/kota (nilai rata-rata: 6.99/10).

Dalam hal ini, terang Taufiq Arif, pemerintah provinsi dianggap mempunyai kinerja yang relatif lebih baik. Menarik untuk dilihat bahwa responden yang menerima bantuan dari pemerintah provinsi hanya sebesar 3.0 persen, paling rendah. Namun, kinerjanya dianggap lebih baik daripada kinerja pusat maupun kabupaten/kota.

"Tampaknya pemberitaan tentang figur para gubernur dan kegiatannya mampu mengatasi minimnya bantuan dari pemerintah provinsi," demikian Taufiq Arif.

Survei RTK pada 7 sampai 17 Mei 2020 dilakukan dengan menghubungi responden melalui telepon. Survei telepon dipilih karena merupakan cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan di tengah kondisi PSBB, dengan mempertimbangkan aspek metodologis secara seksama.

Responden dipilih berdasarkan bank data nomor kontak responden yang pernah diwawancarai dalam survei-survei sebelumnya, yaitu sejumlah 10.456 data. Bank data ini merupakan hasil dari stratified random sampling pada survei skala nasional maupun Provinsi dan Kabupaten/kota yang telah dilakukan oleh RTK sebelumnya.

Dari bank data tersebut diambil secara stratified random sampling sebanyak 1.200 responden dengan margin of error 2.89 persen dan confidence level pada 95 persen.

Survei ini bertujuan untuk mengetahui awareness dan pandangan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah serta bagaimana dampak dari pandemi ini terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya