Berita

Walikota Bandung, Oded M Danial, putuskan untuk perpanjang PSBB/RMOLJabar

Nusantara

30 Kecamatan Masih Masuk Zona Hitam Covid-19, Pemkot Bandung Kembali Perpanjang PSBB

SELASA, 19 MEI 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat berakhir pada hari ini, Selasa (19/5). Pemkot Bandung pun telah memutuskan untuk memperpanjang PSBB sampai 29 Mei mendatang.

Walikota Bandung, Oded M Danial mengatakan, keputusan diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Mulai dari aspek kesehatan, ekonomi, hingga sosial.

“Perlu disampaikan bahwa Kepwal yang nanti diubah sampai tanggal 29, tapi Perwal masih menggunakan yang lama,” tegas Oded usai rapat bersama Forkopimda di Balaikota Bandung, Selasa (19/5).


Oded memastikan dalam melaksanakan PSBB yang ketiga tersebut Pemkot Bandung akan tetap melakukannya secara maksimal.

Sebab, meski Pemprov Jabar menyatakan Kota Bandung menjadi zona kuning, namun dari 31 kecamatan di Kota Bandung, sebanyak 30 di antaranya masih dinyatakan sebagai zona hitam.

Oded mengungkapkan, zona hitam tersebut menunjukkan kasus Covid-19 di masing-masing kecamatan sudah sangat parah dan perlu dilakukan kuncitara atau lockdown.

“Tapi kalau ditarik ke 30 kecamatan, itu masih zona hitam dan satu kecamatan yang merah. Kemudian kalau ditarik ke kelurahan, masih ada 83 kelurahan yang hitam,” terang Oded.

Oded menambahkan, zona merah berarti masih ditemukan kasus Covid-19 pada satu klaster atau lebih dengan peningkatan kasus yang signifikan. Pada zona tersebut, perlu dilakukan PSBB secara penuh.

Disamping melaksanakan PSBB, pihaknya juga akan terus melakukan rapid test untuk mempermudah pemetaan kasus Covid-19. Selain itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan dan mempercepat jaring pengaman sosial.

“Alhamdulillah bahwa untuk DTKS sudah di angka 80 persen, mudah-mudahan pekan ini selesai. Dan untuk non-DTKS dari Provinsi sudah mulai dicairkan, sedangkan untuk non-DTS dari Kota Bandung mudah-mudahan hari ini bisa dilakukan,” demikian Oded.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya