Berita

Demi mengurangi risiko, Pasar Pagi Salatiga diliburkan selama 5 hari/RMOLJateng

Nusantara

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pagi Salatiga Libur 5 Hari

SELASA, 19 MEI 2020 | 11:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aktivitas Pasar Pagi Salatiga di Jalan Jenderal Sudirman Salatiga akan diliburkan selama 5 hari.

Rencana semula, libur dilakukan pada 24-26 Mei 2020. Namun, karena adanya satu pedagang pasar pagi yang dinyatakan positif Covid-19, libur pun diperpanjang lima hari dari 24 hingga 28 Mei 2020.

"Saat ini masih menunggu edaran surat Walikota," ujar seorang pedagang Pasar pagi, Rani Mulyani Ningsih (39), warga Macanan, Kecamatan Tingkir, Salatiga, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Hal ini dibenarkan Dinas Perdagangan Kota Salatiga. Melalui
Sektretaris Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Ari Arsyad Staf, justru kemungkinan liburnya akan dimajukan.

"Hasil rapat hingga tadi malam dengan Walikota dan DPRD Salatiga demikian. Yang jelas mengantisipasi kelangsungan Pasar Pagi. Bisa diajukan liburnya, ini baru usulan," kata Ari Arsyad, kepada wartawan yang ditemui di lokasi Pasar Pagi, Selasa dinihari tadi (19/5).

Harapan pedagang, diakui Ari, tentu ingin tetap jualan. Namun karena ini menyangkut nyawa orang banyak, dinas tidak ingin mengambil risiko lebih besar lagi.

Terkait seorang pedagang Pasar Pagi yang dinyatakan positif Covid-19, Dinas Perdagangan Kota Salatiga bekerja sama dengan Paguyuban dan PAM Swakarsa Salatiga terus mengimbau pedagang untuk lebih waspada.

"Meskipun pedagang yang diketahui positif Covid-19 penjual ikan basah adalah warga Tuntang, Kabupaten Semarang, namun DKK Salatiga telah melakukan tracking. Hasilnya, lima orang diminta untuk menjalankan isolasi mandiri. Kita terkendala lintas wilayah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya