Berita

Pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe/Ist

Politik

Sisihkan Pro-kontra Keterlibatan BPIP, Konser 'Bersatu Melawan Corona' Bukti Negara Masih Miskin

SELASA, 19 MEI 2020 | 02:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konser amal Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertajuk 'Bersatu Melawan Corona' tak dipungkiri menuai pro kontra. Selain digelar di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19), kapasitas BPIP dalam menyelenggarakan konser virtual tersebut pun dipertanyakan.

Namun demikian, menurut pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe, ada hal besar yang perlu dicermati di balik pro kontra konser yang mencuat.

"Kita harus akui memang negara kita masih miskin sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan rakyat, apalagi di musim virus seperti sekarang," kata Ramses kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/5).


Fakta tersebutlah yang mendasari lembaga negara seperti BPIP ikut berkecimpung dalam konser amal yang dinilai bukan menjadi ranah lembaga yang dikepalai Yudian Wahyudi ini.

"Apa yang dilakukan BPIP itu sesungguhnya memang negara kita masih terbelakang, sehingga perlu adanya penggalangan dana. Saya kira di situ letak substansialnya ketimbang urusan pro-kontra atas kegiatan dimaksud," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya