Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat diwawancarai wartawan di Kompleks Parlemen sebelum pandemik Covid-19/RMOL

Politik

Mau Enggak Mau Masyarakat Harus Manut Jalani The New Normal

SELASA, 19 MEI 2020 | 01:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi new normal yang digaungkan pemerintah mau tidak mau harus dijalankan masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, keseimbangan ekonomi dan kesehatan masyarakat harus berjalan berdampingan agar dapat melalui pandemik Covid-19 ini.

Hal ini dilakukan pemerintah antara lain sebagaimana prediksi organisasi kesehatan dunia (WHO) yang belum menemukan vaksin Covid-19 dan belum juga diketahui sampai kapan virus asal Kota Wuhan, China itu berakhir.

"Kalau kita lihat sekarang, menurut WHO ini kan belum tahu sampai kapan ya (Covid-19), kita sama-sama tahu vaksinnya belum ada, obatnya belum ada. Kalau menurut saya, dalam situasi seperti ini marilah kita menyesuaikan dengan corona dan menggerakkan roda ekonomi," ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat mengisi diskusi daring di kanal YouTube Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin malam (18/5).


"Mau enggak mau itu (dijalankan)," imbuhnya menegaskan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai, imbauan pemerintah tentang era baru new normal tidak lain hanya sebagai upaya untuk mengedepankan keselamatan masyarakat Indonesia. Pasalnya, ketika kondisi ekonomi semakin parah, maka hal itu juga akan berakibat pada kesehatan masyarakat itu sendiri.  

"Jadi enggak bisa lagi kita terus-terusan begini. Yang penting itu masyarakat bisa disiplin tetap pakai masker, jaga jarak jaga kesehatan, protokol kesehatannya harus. Tetapi harus (juga) menggerakkan roda ekonomi," tuturnya.

"Semua harus menyiapkan protokol corona sesuai kondisi di tempatnya masing-masing. Mau enggak mau itu," demikian Sufmi Dasco.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya