Berita

Aktivitas melihat hilal/Net

Politik

Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal Digelar Hari Jumat

SENIN, 18 MEI 2020 | 08:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Akhir bulan Ramadhan 1441 Hijriyah tinggal sebulan lagi. Artinya, umat Islam segera merayakan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

Untuk menentukan awal bulan Syawal, yang menjadi peringatan Idul Fitri, Kementerian Agama (Kemenag) akan kembali menggelar sidang isbat pada Jumat (22/5) mendatang. Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi akan memimpin langsung sidang isbat.

Sidang ini akan digelar dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak semua perwakilan hadir secara fisik di kantor Kemenag.


“Isbat awal Syawal digelar 22 Mei 2020. Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR,” terang Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ditjen Bimas Islam Agus Salim seperti dikutip laman Setkab, Senin (18/5).

“Peserta dari unsur pimpinan ormas Islam kita undang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,” lanjutnya.

Peliputan acara ini juga dilakukan secara terbatas. Kemenag akan bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Sementara media lain yang ingin menyiarkan sidang isbat diminta berkoordinasi dengan TVRI.

“Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming,” tuturnya.

Sidang isbat akan dimulai pukul 17.00 dengan pemaparan posisi hilal awal Syawal 1441H oleh anggota Falakiyah Kemenag  Cecep Nurwendaya.

Setelah Magrib, sidang Isbat dibuka Menteri Agama RI, dilanjutkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari  80 titik di seluruh Indonesia.

“Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,” tutup Agus Salim.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya