Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar/Ist

Nusantara

Rempah-rempah Dianggap Mampu Bunuh Covid-19, Cak Imin: Daun Kelor Sampai Kunyit Putih Laku Keras

SENIN, 18 MEI 2020 | 03:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rempah Indonesia dinilai manjur membunuh virus corona baru (Covid-19) meski belum teruji secara klinis. Sejumlah sekolah tinggi pun membuat penelitian dan penemuan mengenai rempah Indonesia untuk menjadi penawar Covid-19.

Usaha para sejumlah perguruan tinggi dalam mencari obat Covid-19 ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Kita kasih apresiasi kepada perguruan tinggi, para ahli, para temuan-temuan yang berkembang di masyarakat yang berupaya mencari jalan meningkatkan imunitas tubuh dengan berbagai temuan baru,” ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB saat menyerahkan bantuan untuk warga terdampak Covid-19, Minggu (17/5).


Cak Imin mengatakan, adanya temuan obat-obatan herbal tersebut membuat sejumlah rempah-rempah Indonesia laku keras di pasaran.

“Hari ini kelor paling laku, kemudian jahe, kunyit. Apalagi kunyit putih. ada lagi dari NTB cangkir dari kayu kina. Baiknya minta ampun, tapi itu semua usaha, ikhtiar, silakan dikonsuktasikan dengan baik dengan ahli-ahli kesehatan,” paparnya.

Wakil Ketua DPR RI tersebut mengimbau kepada masyarakat pada 10 hari terakhir bulan suci ramadhan ini untuk dapat mempersiapkan mental dan berjuang bersama melawan Covid-19.

“Kita persiapkan sistem mental, sistem keamanan sosial kita untuk tetap eksis, tetap hidup normal dengan standar, cara pengelolaan protkkol Covid-19. Terap istiqomah kosisten jag jarak, konsisten pakai masker, konsisten jaga kebersihan dan terus menjadi bagian penanganan penyebaran, jangan sampai penyebaran terus terjadi,” tuturnya.

“Karena kita sampai hari ini belum tau yang namanya vaksin Covid-19, ini belum ada kabarnya,” tandasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya