Berita

Presiden Joko Widodo, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Setelah Rekonsiliasi Piplres Sukses, Budi Gunawan Kini Diuji Atasi Dampak Sosial Covid-19

MINGGU, 17 MEI 2020 | 06:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pandemik Covid-19 berpotensi menyebabkan kerusakan ekonomi, baik melalui guncangan fiskal jangka pendek maupun guncangan negatif jangka. Setidaknya hal itu sudah mulai terasa, mengingat laju ekonomi Indonesia yang hanya tumbuh 2,9 persen di kuartal I 2020.

Begitu kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menyikapi kondisi ekonomi yang mengancam Indonesia.

“Ini pun masih sangat lumayan hanya turun di kisaran 2,3 persen dari target pertumbuhan ekonomi tahun 2020 sebesar 5,2 persen,” sambungnya kepada redaksi, Minggu (17/5).


Pandemik Covid-19 juga menyebabkan perubahan perilaku sosial yang berdampak pada masyarakat. Seperti keengganan yang ditimbulkan oleh rasa takut di tempat kerja, tempat beraktivitas sehari-hari dan tempat-tempat pertemuan publik lainnya.

“Ini juga merupakan penyebab utama guncangan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi selama pandemik,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Arief Poyuono juga menyebut bahwa sejumlah langkah mitigasi pandemik Covid-19 seperti pemberlakuan PSBB di beberapa kota juga dapat menyebabkan gangguan sosial dan ekonomi yang signifikan.

Di negara-negara dengan institusi dan warisan ketidakstabilan politik yang lemah, pandemik dapat meningkatkan tekanan dan ketegangan politik. Dalam konteks ini, langkah-langkah respons wabah seperti karantina, PSBB, lockdown telah memicu kekerasan dan ketegangan antara pemerintah dan warga.

“Untung saja pasca pilpres ketegangan politik antar kubu Prabowo Subianto dan kubu Joko Widodo bisa terjadi rekonsiliasi yang berujung pada berkoalisinya Prabowo dalam pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin,” ujarnya.

Publik Indonesia, menurut Arief Poyuono, harus berterima kasih atas kerja keras Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan yang telah berhasil menciptakan rekonsiliasi kedua tokoh tersebut.

Kepemimpinan Budi Gunawan, lanjutnya, kembali diuji dalam membantu Presiden Joko Widodo menciptakan suasana damai bagi perpolitikan, keamanan, dan ketertiban Indonesia. Di mana dalam situasi pandemik ini, masyarakat harus bisa hidup berdampingan dengan Covid-19 agar aktivitas sosial perekonomian nasional tetap bisa berjalan dan berproduksi.

“Agar tidak terjadi peningkatan PHK di kalangan buruh, bangkrutnya sektor UKM dan dunia usaha,” lanjut ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu.

Baginya, keadaan sosial, politik, ekonomi, keamanan, dan ketertiban masyarakat yang sangat stabil saat pemberlakuan PSBB tidak lepas dari peran BIN.

Gerakan operasi senyap untuk mendukung Presiden Joko Widodo di saat pandemik Covid-19 meski tidak terlihat tapi terasa manfaatnya.

“Sehingga kita harus optimis bahwa wabah Covid-19 di negara kita akan bisa cepat diselesaikan,” demikian Arief Poyuono.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya