Berita

Ekonom Universitas Indonesia, Toto Pranoto/Net

Bisnis

Dana Kompensasi BUMN Dinilai Solusi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

SABTU, 16 MEI 2020 | 00:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah pemerintah mencairkan dana kompensasi yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah 23/2020 kepada sejumlah BUMN dinilai sebagai terobosan untuk menggerakkan sektor prekonomian nasional di tengah pandemik Covid-19.

"PP No 23 tahun 2020 saya kira merupakan langkah terobosan supaya BUMN strategis, seperti PLN dan HK, maupun BUMN enabler sebagai penggerak ekonomi masyarakat bawah dapat terus bergerak menumbuhkan perekonomian sekaligus melayani kebutuhan hajat hidup publik," ujar ekonom Universitas Indonesia, Toto Pranoto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5).

Langkah pemerintah mencairkan utangnya kepada BUMN dinilainya akan menjadi alternatif di tengah kondisi yang kini serba krisis. Dengan adanya dukungan tersebut, BUMN akan tetap beroperasi maksimal untuk kepentingan perusahaan maupun masyarakat secara umum.


Akan tetapi, pencairan tersebut harus benar-benar dimanfaatkan agar sejalan dengan aksi korporasi yang juga efektif dan tepat sasaran. "Perlu monitoring saja, spy eksekusi corporate actions-nya tepat sasaran," ujar Toto.

Saat ini, tak dipungkiri sejumlah sektor industri turut terdampak pandemik Covid-19, terutama sektor transportasi. Pun halnya BUMN yang bergerak di bidang transportasi dan perhubungan. Baginya, pembayaran kompensasi sudah diharapkan BUMN yang selama ini menyubsidi kebutuhan publik seperti PLN dan Pertamina.

"Buat PLN dan Pertamina tentu sebagaian dana sebagai alokasi penggantian subsidi yang mereka sudah kerjakan, plus perkuatan arus kas sebagai akibat pelambatan bisnis akibat Covid (penurunan daya beli) dan aspek eksternal lain yang di luar kontrol perusahaan, seperti jatuhnya harga minyak," urai Toto.

Selain dana kompensasi, pemerintah juga memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada sejumlah industri yang paling terdampak Covid-19. PNM dialokasikan pada sejumlah BUMN infrastruktur seperti PT Hutama Karya maupun untuk pembiayaan bagi UMKM.

Hal ini dinilai Totok penting lantaran PMN bagi proyek strategis menghasilkan multiplier effect yang akan menggerakkan perkekonomian masyarakat. Ini seperti proyek infrastruktur yang akan menyerap banyak pekerjaan bagi masyarakat.

Presiden Joko Widodo sebelumnya resmi meneken PP soal pemulihan ekonomi nasional (PEN) pascapandemik virus Covid-19. Dalam program PEN ini, perusahaan BUMN akan menerima dana kompensasi sebesar Rp 152,15 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya