Berita

Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji, anjurkan warga laksanakan shalat Ied di rumah masing-masing/RMOLJateng

Nusantara

Anjurkan Shalat Ied Di Rumah, MUI Jateng Bagikan Panduan Pelaksanaan

JUMAT, 15 MEI 2020 | 15:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah telah mengeluarkan seruan kepada umat Muslim untuk melakukan shalat Idul Fitri dan khutbah di rumah masing-masing.

Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji menjelaskan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 maka warga dianjurkan melakukan shalat Ied dan khutbah di rumah.

"Pendapat ulama (MUI) bahwa shalat Ied bisa dilakukan di rumah. Kalau sendirian, ya tanpa khutbah. Mosok ngotbahi dewe. Tapi kalau itu berjamaah, ada anaknya, ada istrinya, dia bisa lakukan shalat Idul Fitri berjamaah, sehingga ada khatibnya,” kata Darodji, Jumat (15/5).


Dia menerangkan, untuk khatib di rumah masing-masing bisa dilakukan oleh bapak, suami, atau anak laki-laki dewasa. Mereka bisa bergantian, atau satu orang merangkap imam sekaligus khatib shalat Ied.

Menurut Darodji, pilihan terbaik dalam kondisi saat ini adalah salat Ied di rumah.

MUI juga telah mengeluarkan tuntunan tata cara shalat Ied dan khutbahnya. Sehingga masyarakat tidak perlu bingung untuk melakukannya di rumah masing-masing.  

Bagi orang yang tidak biasa menjadi imam dan khutbah, MUI memberikan tuntunan. Seperti yang bertindak sebagai imam, bisa melakukan takbir tujuh kali kemudian membaca Surat Alfatihah dilanjut Surat Al Ikhlas di rakaat pertama.

Di rakaat kedua, imam membaca takbir lima kali, Surat Alfatihah dan Surat Annas.

Bagi yang belum terbiasa menjadi imam shalat Ied, menurut Darodji, tidak perlu khawatir.

"(misal) Wah saya tidak pernah (jadi imam), lupa. Ya tidak apa-apa. Meskipun tidak membaca Alahu Akbar tujuh kali pada rakaat pertama, tidak membaca Allahu akbar lima kali pada rakaat kedua, tetap sah,” terangnya.

Kaitannya dengan materi khutbah, MUI juga telah mengeluarkan contoh teks yang bisa mereka baca. Durasi sekitar tujuh menit sehingga mudah dibacakan siapa pun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya