Berita

Pemerintah disebut Saleh Daulay telah mengangkangi kekuasaan Yudikatif dan Eksekutif/Net

Politik

Iuran BPJS Naik Lagi, Pemerintah Telah Kangkangi Yudikatif Dan Legislatif

JUMAT, 15 MEI 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan oleh pemerintah melalui Perpres Nomor 64/2020 dinilai telah mengangkangi kekuasaan yudikatif. Dalam hal ini keputusan Mahakamah Agung (MA) Nomor 7/P/HUM/2020 yang membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Bahkan, kewenangan legislatif, dalam hal ini DPR RI, pun turut dikangkangi oleh pemerintah. Sebab, DPR telah menyatakan keberatan terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu melalui rapat-rapat di Komisi IX, rapat gabungan Komisi IX bersama pimpinan DPR.

Demikian ditegaskan anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (15/5).


"Bagi saya, keluarnya Perpres ini sekaligus mengukuhkan kekuasaan eksekutif yang jauh melampaui legislatif dan yudikatif," kata Saleh Daulay.

Padahal, lanjut Saleh, di dalam sebuah negara yang menganut demokrasi seharusnya eksekutif, legislatif, dan yudikatif memiliki kedudukan yang sama.

Lebih lanjut, mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini menilai keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, sangat membebani masyarakat.

"Batalkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan! Harus dicabut!" tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya