Berita

Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Bismillah, Insya Allah Saya Akan Hadir Di Polri

KAMIS, 14 MEI 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beragam pertimbangan dipikirkan aktivis sekaligus mantan Sekretaris BUMN, Said Didu untuk memenuhi panggilan Polri dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Pada panggilan pertama, tepatnya Senin (4/5), Said Didu tak hadir lantaran pertimbangan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah yang mengharuskan masyarakat berdiam diri di rumah.

Kemudian pada panggilan kedua, yakni Senin (11/5), pria yang kerap dijuluki 'manusia merdeka' ini juga tidak datang ke Bareskrim Polri, namun meminta kepada penyidik untuk memeriksa di kediamannya.


Kini, Said Didu memantapkan diri untuk hadir mendatangi Bareskrim Polri Jumat besok guna memenuh pemeriksaan kasus yang dilayangkan kuasa hukum Menko Luhut.

"Atas jaminan penyidik bahwa pemeriksaan akan mengikuti protokol Covid-19 atau PSBB, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Insya Allah besok, Jumat (15/5) saya akan hadir di Polri," ujar Said Didu di akun Twitter pribadinya, Kamis (14/5).

Said Didu dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama baik kepada Luhut. Hal itu merujuk pada pernyataanya di sosial media yang menyebut Luhut hanya memikirkan uang dan uang. Pernyataan tersebut diunggah di YouTube berjudul “MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG”.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya