Berita

Kondisi Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang penuh sesak/Net

Nusantara

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Penuh Sesak, Alvin Lie: Horor, Social Distancing Opo Iki?

KAMIS, 14 MEI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penerapan aturan social distancing atau jarak sosial tidak tercermin dari kondisi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta pada pagi ini.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie mengungkapkan situasi di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (14/5) penuh sesak oleh penumpang. Kondisi tersebut ia katakan tidak sesuai dengan aturan Permenhub 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Hororrrr, social distancing opooo iki," ujar Alvin kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat.


"Antriannya all the way dari Gate 4 ke 5," lanjut anggota Ombudsman tersebut menceritakan pengalamannya.

Menurut Alvin, karena terlalu penuh dengan penumpang, ia bahkan sulit melihat ke depan dan harus mengantre hingga 55 menit. Kondisi tersebut juga diperparah dengan tidak adanya AC.

"Waktu yang dibutuhkan dari bandara ke ruang tunggu boarding pass sampai 2 jam 33 menit," ungkapnya.

Berdasarkan data dari pihak bandara, pada hari ini, totalnya ada 17 berangkatan dan 16 kedatangan. Di mana Batik Air sendiri, dikatakan Alvin memiliki lima destinasi penerbangan, yaitu Surabaya, Malang, Medan, Padang, Semarang.

"Gila tuh ID. Total abai Permehub 18/2020," ujar Alvin merujuk pada banyaknya keberangkatan.

Berdasarkan Permenhub 18/2020, Alvin menjelaskan, maskapai hanya diperbolehkan untuk mengangkut maksimal 50 persen dari kapasitas pesawat.

Alvin juga menegaskan, jika kondisi tersebut tidak ditindaklanjuti, maka Ombudsman akan ikut turun tangan.

"Kalau tidak ada sanksi Ombudsman pasti turun tangan," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya