Berita

Anggota DPRD Jatim asal PDIP, Daniel Rohi/RMOLJatim

Nusantara

DPRD Jatim Minta Gubernur Khofifah Tak Paksakan PSBB Malang Raya

RABU, 13 MEI 2020 | 21:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anggota DPRD Jatim Daniel Rohi menilai saat ini daerah di Malang Raya belum siap memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Menurut Daniel, berbagai persyaratan untuk pemberlakuan PSBB di Malang Raya belum terpenuhi.

”PSBB ini terkesan didorong oleh Bu Gubernur. Tidak berangkat dari kebutuhan daerah. Saya dapat info, Bupati Malang awalnya tidak setuju PSBB, tapi kemudian dipanggil rapat di Gedung Grahadi (rumah dinas Gubernur Jatim), lalu setuju,” ujar politisi PDIP yang terpilih dari daerah pemilihan Malang Raya tersebut, Rabu, (13/5).


Daniel mencontohkan belum siapnya mekanisme penyaluran bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat Malang Raya.

”Sampai saat ini ketika saya turun dapil, data calon penerima bantuan masih amburadul. Ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam penerapan PSBB,” jelasnya.

”Bansos hanya salah satu elemen yang harus dipersiapkan. Masih banyak hal yang belum siap di Malang ini. Misalnya, PSBB ini kan harus diiringi langkah strategis penanganan aspek medis, perluasan tes misalnya,” ujarnya.

Surat persetujuan penetapan PSBB untuk kawasan Malang Raya telah disetujui Menteri Kesehatan lewat SK Nomor HK.01.07/Menkes/305/2020 tanggal 11 Mei 2020, tentang Penetapan PSBB di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

SK Menteri Kesehatan itu membutuhkan regulasi berupa peraturan bupati dan peraturan wali kota di kawasan itu sebagai dasar pedoman teknis pelaksanaan PSBB.

Daniel meminta semua pihak belajar dari PSBB di Surabaya Raya yang tidak efektif dalam membendung peningkatan kasus Covid-19.

”Belajar dari Surabaya Raya, ternyata ketika PSBB di berlakukan malah jumlah pasiennya bertambah terus. Kultur masyarakat Surabaya Raya dan Malang Raya tentunya sama. Jadi saya pesimistis jika PSBB diberlakukan bisa menurunkan pasien positif Covid-19,” jelasnya.

”Makanya, seharusnya kalau mau menerapkan PSBB di wilayah lain, Bu Gubernur evaluasi dong berdasarkan apa yang terjadi di Surabaya Raya agar bisa jadi pelajaran bagi Malang Raya,” ujarnya.

Dia meminta Pemprov Jatim lebih kreatif, seperti halnya Pemprov Jateng yang melakukan pembatasan dengan konsep pendekatan berdasarkan karakteristik dan kearifan lokal.

”Jangan malu belajar ke Jateng, di sana konsepnya Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Demikian pula di Bali yang dipuji Presiden Jokowi lewat peran aktif desa-desa adatnya. Jadi Bu Gubernur jangan terkesan memaksakan PSBB yang berdasarkan kasus di Surabaya tidak efektif. Karena toh Presiden Jokowi sangat mengapresiasi improvement-improvement seperti yang dilakukan Jateng dan Bali,” ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya