Berita

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

Dengan Alasan Covid-19, Pemungutan Suara Mosi Tidak Percaya Terhadap PM Muhyiddin Ditunda

RABU, 13 MEI 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kepada Perdana Menteri Muhyiddin Yassin akan diundur, mengingat fokus pemerintah saat ini adalah untuk menangani Covid-19.

Disampaikan oleh Ketua Parlemen, Mohamad Arrif Md Yusof pada Rabu (13/5), mosi tidak percaya yang dijadwalkan akan berlangsung pada 18 Mei diundur.

Yusof dalam pernyataannya mengatakan, pemerintah telah memutuskan untuk hanya mendaftarkan satu urutan urusan parlemen pada 18 Mei, yaitu pidato pembukaan Raja, dengan alasan pandemik Covid-19 masih belum usai.


Reuters melaporkan, pekan lalu, parlemen telah menyetujui mosi tidak percaya atas kepemimpinan Muhyiddin yang diajukan oleh Mahathir.

Parlemen sendiri akan melakukan pertemuan pada 13 Juli dan 27 Agustus, namun belum ada waktu yang ditentukan untuk pemungutan suara mosi tidak percaya tersebut.

Sumber koalisi mengatakan, meski diselenggarakan pun, koalisi memiliki mayoritas suara.

Ketika mintai tanggapan, seorang pembantu Mahathir mengatakan ia tidak akan segera memberikan komentar. Sementara oposisi, Anwar Ibrahim mengaku akan membahas persoalan ini dalam sesi Facebook Live pada Kamis (14/5).

Mosi tidak percaya yang diajukan Mahathir sendiri bermula dari krisis politik Malaysia. Di mana secara tidak terduga Muhyiddin dilantik sebagai Perdana Menteri pada 1 Maret dengan dukungan partai UMNO yang sarat kontroversi.

Sejauh ini, Malaysia cukup berhasil mengendalikan infeksi Covid-19. Negeri jiran itu mencatat 6.779 kasus Covid-19 dengan 111 orang meninggal dunia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya