Berita

Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro/Net

Politik

Fauzi Amro Khawatir Manuver KSSK Akan Ulangi Skandal Century

SELASA, 12 MEI 2020 | 22:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Manuver Komite Sistem Stabilitas Keuangan (KSSK) yang berencana menyeret perbankan dalam Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) menjadi penyangga likuiditas bagi bank sistemik di tengah pandemik Covid-19 dipertanyakan.

Pasalnya, rencana yang disampaikan salah seorang anggota KSSK, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso itu jelas bertentangan dengan Undang-Undang. Karena Himbara bukan lembaga yang mengurusi masalah likuiditas perbankan.

Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro mengungkap hasil rapat Komisi XI bersama Menteri Keuangan, Gubernur BI, Ketua DK OJK, dan Ketua DK LPS sebagai anggota KSSK, (6/5) lalu yang menyepakati agar KSSK membuat perencanaan kebijakan, regulasi dan program penyelamatan perekonomian nasional, beserta sumber pembiayaan dan pembagian risiko dan beban serta dikonsultasikan dengan Komisi XI DPR RI.


“Tak pernah ada satu pun kesepakatan menyetujui Himbara jadi penyangga likuiditas perbankan, karena itu bukan ranahnya Himbara. Itu ranahnya KSSK sebagai regulator,” ucap Fauzi dilansir Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (12/5).

Kapoksi Nasdem di komisi bidang keuangan itu menjelaskan, bank-bank pelat merah adalah objek kebijakan, sehingga tak boleh menjadi tumpuan untuk menilai dan membantu likuiditas perbankan yang sedang kesulitan keuangan karena Himbara bukan regulator.

Politisi asal Dapil Sumsel I ini bahkan curiga bahwa KSSK terkesan ingin melempar tanggung jawab kepada Himbara.

“Karena mereka takut kasus BLBI dan Century Gate bakal terulang. Jadi mereka tak mau mengambil risiko. Padahal itu tugas mereka sebagai regulator, karena perlu diingatkan,” tutur Fauzi.

Belajar dari krisis keuangan tahun 1997-1998, lanjut alumnus HMI ini, pemerintah sebaiknya melakukan berbagai upaya perbaikan untuk membangun sistem keuangan yang lebih tangguh dan siap dalam menghadapi krisis sistem keuangan terkait dampak dari pandemik Covid-19.

Mengingat krisis kesehatan akibat Covid-19 berdampak luar biasa terhadap perekonomian nasional, Fauzi merasa pendekatan yang dilakukan juga harus luar biasa dengan catatan selalu berpedoman pada konstitusi.

“Ini untuk menghindari timbulnya kejahatan keuangan dalam era krisis kemanusian ini akibat corona. Terakhir saya menyarankan kepada KSSK agar kembali membaca UU PPKSK dan melaksanakan UU tersebut, jangan bikin alasan yang mengada-ada,” tandas Alumnus IPB ini.  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya