Berita

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat merilis pengungkapan daging babi/RMOLJabar

Nusantara

Golkar Desak Temuan Daging Babi Bermodus Sapi Diusut Hingga Tuntas

SELASA, 12 MEI 2020 | 19:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aparat kepolisian dan instansi yang berwenang di bidang pangan harus mengusut tuntas adanya temuan daging sapi palsu hasil olahan dari daging babi.

Memeriksa keaslian daging sapi di pasar pun perlu terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang biasa membeli.

Begitu dorongan yang disampaikan Wakil Sekretaris Dewan Etik DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar, Deding Ishak dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (12/5).


Deding mengapresiasi Polresta Bandung berhasil mengungkap dan menindak para pengepul maupun pengecer daging babi yang disulap menjadi daging sapi itu.

“Siapa pun yang mengedarkan daging babi, apalagi saat bulan suci ramadan dan pandemik Covid-19 ini harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Mantan anggota DPR RI itu juga mengutuk tindakan para pelaku yang sudah melakukan pembohongan dan penipuan hampir setahun nekat mengedarkan daging sapi palsu.

“Mereka dengan sengaja mengedarkan daging babi hasil olahan kepada masyarakat luas. Padahal, bagi umat Islam makan daging babi diharamkan,” pungkas Deding.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya