Berita

Chappy Hakim/Net

Nusantara

Chappy Hakim: Sekarang Saatnya Bagi Pemerintah Bentuk Satuan Tugas Udara Covid-19

SELASA, 12 MEI 2020 | 18:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik Covid-19 adalah momentum yang tepat bagi pemerintah untuk mengambil alih sistem perhubungan udara nasional sehingga bisa beroperasi dalam satu tangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim dalam diskusi virtual "Bagaimana Tata Kelola Penerbangan Nasional di Tengah Pandemik Covid-19?" pada Selasa (12/5).

"Sekarang ini saya melihat, ini saat yang tepat untuk pemerintah bergerak mengambil tindakan untuk membantu upaya satuan tugas penanggulangan Covid-19. Ini saat yang tepat bagi pemerintah untuk menggunakan perhubungan udara untuk pengelolaan tersebut," ujar Chappy.


Pendiri Pusat Studi Air Power Indonesia ini juga menjelaskan, Garuda Indonesia bisa digunakan untuk membawa kebutuhan pokok dari daerah yang memproduksi kebutuhan tertentu ke daerah yang kekurangan.

Untuk melakukan hal tersebut, pemerintah juga harus memetakan terlebih dulu daerah-daerah yang membutuhkan dan bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan begitu, pemerintah tidak hanya menyelamatkan maskapai penerbangan nasional dan menangani Covid-19, namun juga membantu UMKM untuk ikut berpartisipasi.

"Ini saat yang tepat begi pemerintah untuk mengambil alih sistem perhubungan udara nasional dalam satu tangan. Misalnya dengan membentuk Satuan Tugas Udara Covid-19," ujar KSAU periode 2002-2005 tersebut.

"Itu juga berada integral dengan satuan pemerintah untuk menangani Covid-19," pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya