Berita

Ilustrasi bantuan sosial dari pemerintah/Net

Politik

Waspada, Bantuan Sosial Corona Rawan Disusupi Kepentingan Pilkada 2020

SENIN, 11 MEI 2020 | 21:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyaluran bantuan besar-besaran dari pemerintah kepada masyarakat di masa pandemik Covid-19 perlu diwaspadai karena rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik, khususnya jelang Pilkada 2020.

Oleh karenanya, Ketua Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB-IKLAS), Rivai Nasution menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu turun tangan memonitor proses pendistribusian dana bantuan Covid-19, khususnya di Sumatera Utara baik dari APBN maupun APBD Sumut dan APBD Labusel.

Rivai mencontohkan kasus yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah, ada penempelan stiker bupati petahana di kemasan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat.


“Jangan sampai kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat disalahgunakan pihak tertentu. Selain itu, terkesan ada pembohongan publik terhadap warga penerima,” kata Rivai dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Senin (11/5).

Di Sumatera Utara, kata Rivai, penyaluran bansos juga perlu diselidiki. Misalnya di Labusel yang disinyalir dipercayakan kepada relawan yang mewakili dua lembaga binaan istri bupati petahana, Hasnah Harahap yang diketahui bakal mencalonkan diri dalam Pilkada Labusel mendatang.

“Selain KPK, kita juga meminta Bawaslu memantau indikasi pelanggaran-pelanggaran terkait penyalahgunaan bantuan. Karena rawan akan kembali terulang hingga masa tahapan Pilkada 2020, mengingat pandemik Covid-19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhir,” sebut Rivai yang juga tokoh pemekaran Kabupaten Labuhanbatu.

Dia menilai, petahana yang maju kembali cenderung berusaha memanfaatkan segala momentum bantuan dari pemerintah pusat atau daerah untuk warga, dengan mengatasnamakan pribadi.

“Sangat tidak etis secara politik dan mal administrasi jika ada kepala daerah menunggangi bansos untuk kepentingan dan ambisi politik pribadi,” tegasnya.

Menurut Rivai, jika Pilkada serentak jadi digelar 9 Desember 2020, maka beberapa bulan menjelang pencoblosan, pihak terkait harus proaktif mengawasi penyaluran bansos agar tepat sasaran. Baik itu panitia pengawas pemilu, LSM, media maupun masyarakat secara luas.

“Masyarakat juga jangan terlena atas bantuan yang disalurkan. Masyarakat harus kritis, jangan mau diperdaya oleh oknum-oknum yang ingin mengambil kesempatan dalam pandemik Covid-19 untuk kepentingan politiknya,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya