Berita

Acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Virus Corona Berakhir”, yang digelar di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (11/5)/Net

Presisi

Polri: Ibarat Brahmaastra, Optimisme Senjata Utama Melawan Pandemik Covid-19

SENIN, 11 MEI 2020 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak segenap masyarakat untuk mengembangkan sikap optimisme dalam menghadapi virus corona baru atau Covid-19 di tanah air.

Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Prabowo Argo Yuwono mengatakan, sikap optimisme merupakan senjata Brahmaastra, yang dalam pewayangan merupakan senjata yang mematikan.

“Mengutip apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa yang optimis pasti akan menang, insyaAllah kita akan menang melawan corona,” kata Argo saat memberikan sambutan pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Virus Corona Berakhir”, yang digelar di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (11/5).


Argo Yuwono mengakui bahwa tidak sedikit para ahli yang memberikan analisa dan prediksi tentang akhir dari wabah Covid-19 di Indonesia.

Bahkan, pemerintah memperkirakan virus corona akan berakhir di Indonesia pada penghujung tahun 2020, dan karenanya optimisme harus dibangun.

Prediksi yang bermunculan itu, menurut Argo Yuwono, merupakan refleksi atas keinginan seluruh elemen bangsa akan harapan untuk segera berakhirnya masa pandemi corona.

Ia berharap media massa tidak saja menonjolkan pemberitaan isu-isu yang bisa melemahkan optimisme masyarakat, seperti masalah kesulitan ekonomi, pembagian bansos yang tidak tepat, dan sebagainya.

"Perlu juga ditonjolkan pemberitaan mengenai upaya pemerintah mengatasi dampak corona, juga semangat masyarakat untuk bergotong-royong mengatasi masalah sosial akibat pandemi corona," katanya.

Dengan cara tersebut, menurutnya, akan tumbuh semangat optimisme di masyarakat dalam menghadapi pandemik corona.

FGD yang diselenggarakan dengan format webinar ini menghadirkan narasumber Anggota DPR RI Arzeti Bilbina, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, dan Direktur YPKKI Marius Widjajarta.

Deputi Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan mengakui adanya kecenderungan melandainya warga terpapar Covid-19 di 10 provinsi. Meskipun di beberapa daerah seperti DKI kemarin tiba-tiba tumbuh lagi.

"Kita juga kangen untuk bekerja lagi, sekolah lagi, dan bertemu kawan lagi," ucap Lilik.

Deputi BNPB itu memperkirakan kalau Mei dan Juni ini kurvanya bisa konsisten melandai, maka Juli dan Agustus bisa berkurang. Bahkan, bisa berakhir sebelum akhir tahun jika masyarakat disiplin mengikuti imbauan pemerintah.

"Maka kemungkinan September pandemik corona di Indonesia bisa berakhir," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya