Berita

anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi /Net

Bisnis

BPK: Pemerintah Berencana Tutup Defisit Rp 852,9 T Pakai Utang

MINGGU, 10 MEI 2020 | 06:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah telah menyampaikan pandangan kondisi ekonomi di tahun ini kepada DPR pada pekan kemarin.

Hasilnya, sebagaimana diuraikan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi bahwa pendapatan negara akan turun dari sebelumnya ditargetkan mencapai Rp 2.233 triliun menjadi Rp 1. 760 triliun.

Sementara belanja negara naik dari Rp 2.540 triliun menjadi Rp 2.613 triliun. Artinya ada defisit anggaran yang membengkak dari Rp 307,2  triliun menjadi Rp 852,9 triliun.


“Utk menutup defisit (Rp852,9 triliun) tersebut pemerintah berencana menganggarkan melalui utang. Sekilas APBN kita,” urainya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (9/5).

Menurutnya, ini merupakan periode terberat bagi APBN Indonesia. Sebab, di tengah produktivitas yang menurun, biaya-biaya pemulihan bencana harus dialokasikan dalam krisis.

“Kita masih bisa kerja keras membantu negara. Saat ini kita terkunci dan sembunyi, cara ini juga dianggap membantu negara. Hanya bisa berdoa,” sambungnya.

“Solusinya kita berdoa dan berupaya agar pandemik ini segera berakhir. Shg kita bisa bekerja normal dengan kekuatan penuh,” demikian Achsanul Qosasi.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya