Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali mendapat 'serangan' dari pemerintah pusat/RMOL

Politik

Anies Dikeroyok 3 Menteri, Fraksi Demokrat DKI: Mereka Baru Bangun Tidur

MINGGU, 10 MEI 2020 | 00:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, bicara soal permintaan karantina wilayah atau lockdown yang sempat digaungkan sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta. Menurutnya, usulan lockdown DKI konyol.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, Muhadjir Effendy merupakan satu dari tiga menteri yang mengeroyok Gubernur DKI Anies Baswedan.

Menurut Mujiyono, pembahasan lockdown Menteri Muhadjir terbilang terlambat. Mengingat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah masuk tahap II.


"Ini salah satu dari tiga serangkai yang keroyok Pak @aniesbaswedan pas Ultah kemarin. Kayaknya emang baru bangun tidur nih, hari gini ngomongin soal Lockdown, PSBB sudah masuk tahap ke 2 Cing!" kata Mujiyono dalam akun Twitternya @RAMujiyono, Sabtu (9/5).

Diketahui, Muhadjir Effendy mengatakan lockdown memiliki konsekuensi yang tak main-main.

Sebab itu artinya pemerintah wajib membiayai semua kebutuhan dasar masyarakat, tanpa terkecuali. Juga dampak ekonomi yang harus ditanggung semua unsur di wilayah itu.

Selain menjamin kebutuhan dasar warganya, pemerintah juga wajib menanggung kebutuhan dasar hewan peliharaan yang dimiliki oleh hampir 9 juta warga Jakarta.

"Padahal di dalam UU jelas, kalau kita me-lockdown, itu seluruh kehidupan, kebutuhan dasar masyarakat yang di-lockdown itu harus jadi tanggungan pemerintah pusat. Bukan hanya orangnya, termasuk juga hewan peliharaan," ungkapnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya